BuseronlineNews.com // Tangerang, – Malam yang penuh kebahagiaan dan kehangatan terasa di Resto Kepiting Mentok, Jalan KS Tubun No. 27/29, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada acara perayaan ulang tahun Souw Ten Nie, ibunda tercinta dari Agus Darma Wijaya. Souw Ten Nie, yang kini menginjak usia 72 tahun, merayakan momen istimewa ini dengan penuh suka cita bersama keluarga, sahabat, dan rekan-rekan dari Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI).
Acara yang digelar pada malam hari tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum FWJI, Mustopa Hadi Karya atau yang akrab disapa Opan, Bendahara Umum FWJI Tri Wulansari, Ketua FWJI Kota Tangerang Cecep Yuliarti, serta puluhan anggota FWJI dari berbagai daerah. Momen ini menjadi semakin istimewa karena para anggota FWJI datang setelah menghadiri aksi unjuk rasa dengan tema “Stop Operasional Truk Tanah di Sepatan” yang selama ini menjadi perhatian masyarakat karena sering menyebabkan kecelakaan. Berkat upaya tersebut, akhirnya dicapai kesepakatan bahwa operasional truk tanah hanya diperbolehkan pada malam hari saja.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Darma Wijaya, putra dari Souw Ten Nie sekaligus pemilik Resto Kepiting Mentok, menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas perayaan ulang tahun ibunda tercinta.
“Malam ini sungguh spesial bagi keluarga kami. Melihat ibu merayakan ulang tahunnya yang ke-72 dengan senyum bahagia, dikelilingi oleh keluarga dan sahabat, sungguh merupakan anugerah yang tak ternilai. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum FWJI, Opan, Bendum Tri Wulansari, dan Ketua FWJI Kota Tangerang Cecep Yuliarti, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi kebahagiaan dengan kami,” ungkap Agus Darma dengan penuh haru. Rabu, (28/8/2024).
Agus Darma juga menambahkan, “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh anggota FWJI yang hadir, terutama kepada Rohim, yang selalu on-time dan Agus Darma juga menambahkan, “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh anggota FWJI yang hadir, terutama kepada Rohim, yang selalu on-time dan setia mendukung setiap kegiatan. Kehadiran kalian semua memberikan arti yang sangat besar bagi kami. Malam ini tidak hanya tentang merayakan ulang tahun ibunda saya, tetapi juga tentang merayakan kebersamaan dan persahabatan yang telah terjalin erat di antara kita semua. Semoga kehangatan dan kekompakan ini selalu terjaga.” ucapnya.
Malam itu, suasana di Resto Kepiting Mentok penuh dengan gelak tawa dan canda. Para tamu yang hadir tidak hanya menikmati sajian lezat yang menjadi ciri khas restoran tersebut, tetapi juga saling berbagi cerita dan pengalaman. Momen perayaan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi di antara para anggota FWJI, sambil menikmati kelezatan menu andalan berupa kepiting mentok yang disajikan dengan bumbu khas yang kaya rasa.
Mustopa Hadi Karya atau Opan, Ketua Umum FWJI, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya kepada Souw Ten Nie atas usianya yang kini telah mencapai 72 tahun.
“Ibu Souw Ten Nie adalah contoh inspiratif bagi kita semua. Di usianya yang ke-72 tahun, beliau tetap tampil ceria dan penuh semangat. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan terus menjadi sosok yang menginspirasi,” ujar Opan yang disambut tepuk tangan meriah dari para tamu.
Pernyataan kasih sayang dan terima kasih juga disampaikan oleh Tri Wulansari, Bendahara Umum FWJI, yang merasa bangga dapat menjadi bagian dari momen spesial tersebut.
“Ibu Souw Ten Nie adalah figur yang luar biasa. Kehadirannya di tengah-tengah kita membawa kebahagiaan tersendiri. Terima kasih kepada Agus Darma Wijaya atas undangannya. Semoga ibu selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan,” ungkap Tri Wulansari sambil tersenyum.
Ketua FWJI Kota Tangerang, Cecep Yuliarti, menambahkan bahwa momen ini bukan hanya tentang perayaan ulang tahun, tetapi juga tentang saling mendukung dan memperkuat ikatan keluarga besar FWJI.
“Kita semua adalah satu keluarga besar. Kehangatan dan kebersamaan seperti ini adalah salah satu kekuatan yang membuat FWJI terus tumbuh dan solid,” katanya dengan penuh semangat.
Malam itu, Resto Kepiting Mentok bukan hanya menjadi saksi kebahagiaan keluarga Souw Ten Nie dan Agus Darma Wijaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kekeluargaan bagi seluruh anggota FWJI. Acara diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun dan foto bersama, mengabadikan momen berharga yang akan dikenang oleh semua yang hadir.
(David HS / Binsar Hardson S)







