MUKOMUKO : Program Cetak Sawah Seluas 1.500 Hektar Bukan Hanya Kabar Atau Isu Belaka, Program Itu Benar Benar Ada, Hanya Masih Menunggu Informasi Lanjutan Dari Pemerintah Pusat. Hal ini Dikatakan Sekretaris Dinas Pertanian (SEKDINPER) Muko Muko Elxandi UD Dharma STP Pada Media ini Kemarin.
Berdasarkan Hasil Survey Investigasi Desain, Luas Lahan Pintensial Yang Dapat Dicetak Menjadi Sawah Luasnya Sekitar 2,500 Hektar, Dari Jumlah Itu, Seluas 1000 Hektar Sudah Di Cetak Sawah Pada Tahun 2019 Lalu, Artinya, Masih Tersisa 1,500 Hektar Lagi Yang Perlu Dicetak. Ribuan Hektar Yang Sudah Masuk SID Dan Sudah Disampaikan Ke Pemerintah Pusat Itu Tersebar Di Sejumlah Wilayah Kecamatan, Baik Di Kecamatan Lubuk Pinang, Airmanjunto, Juga Di Kecamatan Lainya.” Ujar Elxandi.
Lebih Lanjut Dirinya Mengatakan, “Kalau Harapan Kami. Seluas 1,500 Bisa Dicetak Seluruhnya, Namun Kalau Pun Anggaran Terbatas, Setidaknya Kita Dapat 1000 Hektar Saja Sudah Cukup Lumayan.
Alasan Pemerintah Pusat, Kembali Akan Melanjutkan Program Cetak Sawa. Yaitu Untuk Mewujudkan Program Ketahanan Pangan. Baik Jenis Beras, Jagung, Dan Jenis Lainya.
Selain Itu Elxandi Menambahkan, “Pemerintah Berharap, Lahan Potensial Sawah Yang Sudah Terlanjur Di Tanami Sawit, Kedepan Bisa Dikembalikan Lagi Keasalnya Yaitu Ke sawah, Itu Salah Satu Harapan Pemerintah, Jadi, Lahan Perkebunan Sawit Atau Karet Yang Bisa Terjangkau Air Dari Jaringan Irigasi, Nantinya Bisa Dan Dapat Dijadikan Sawah Lagi.” Tutup Elxandi.
(ThomasBuser.Bkl)







