Simalungun – PurusahaanPTPN3 hari ini Jum,at 21/10/22/ Masih Berlangsung melakukan pemetaan lahan HGU aktif PTPN 3 hingga 2029 di afd 4 Kebun Bangun,yang sampai saat ini Sebagian masi di kuasai masyarakat Gurilla dan Bah Sorma di ketahui bahwa lahan tersebut belum rampung di Apukasi masih tersisa,bersekitar 20% itu termasuk jenis bangunan rumah yang berdiri areal HGU PTPN3.
Impormasi yang di dapat awak media pada saat dilokasi exsekusi ,memang benar bahwa perusahaan bersedia mengganti rugi,atau suguh hati yang akan di berikan sesuai jenis tive bangunan rumah dan jenis tanaman apa, perusahaan juga akan usahakan membantu memberikan biaya pengotrakan rumah,bagi masyarakat yang bersedia meninggal lahan HGU perusahaan PTPN 3 yang ada di afd (4) Unit kebun Bangun.yang Berbatas atau berdampingan dengan desa Gurilla dan Bah Sorma.
Untuk ganti rugi yang disetujui oleh pihak perusahaan, PTPN3.
Tetapi sebagia masyarakat nya tetap tidak pernah menunjukan etikat baik ,perusahaan ,dan tidak mau beranjak dari lahan HGU tersebut malah ingin menguasai lahan tersebut dari pihak menejemen tentu keberatan atas sikap masyarakat yang ada di sekitar areal afd 4 yang tidak komitmen tentang hal,tersebut.

Dari pihak perusahaan top menejement PTPN3 ,”Bapak Ir Ahmat Aslan Saragih ” Selaku Direktur pelaksana tentu harus Abil sikap permasalahan ini, Harus rampung
Karna lahan tersebut akan di daur ulang untuk peremajaan tamaman sawit
Exsekusi adalah solusi terakhirnya mau tidak mau harus di lakukan pihak perusahaan.
Luas lahan HGU yang di sengketakan lebih kurang 66 Haektare
Walaupun di pihak masyarakat merasa keberatan ,tindakan perusahaan, itulah konsekwensinya harus ada tindak tegas dari perusahaan,tentunya dari pihak perusahaan BUMN,PTPN 3 Berikan Pengawalan keamanan dari personil satuan TNI ,polri ,Satpol PP,
SATPAM kebun SPBUN hadir di lokasi exsekusi untuk menghindari bentrok atau tindakan anargis..
Hingga pukul 12 wib, siang tadi kegiatan dihentikan untuk sholat Jum,at dan istirahat untuk makan siang dan setelah istirahat pukul 14wib, nanti akan kembali lakukan kegiat pengexsekusian dan langsung daur ulang peremajaan tanaman sawit Kebetulan sudah di persiap kan perusahaan Bibit sawit tersebut dan harus gerak cepat untuk menyelamat kan aset pemerintah untuk negara,
(Rel – Kabiro SergeT.tinggi/ Jumani Alba )







