MUKO MUKO BKL : Bencana Alam Banjir Yang Terjadi Beberapa Hari Yang Lalu Telah Merusak Sejumlah Jalan, Gorong Gorong Serta Jembatan, Dan Untuk Melaksanakan Perbaikan Pasca Bencana Yang Telah Merusak Sejumlah Infrastruktur Tersebut, Kami Mengajukan Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Tahun 2023. Hal ini Diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Muko Muko Apriansyah ST, MT Pada Wartawan Kemarin.
Menurutnya. Kebutuhan Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Itu, Untuk Membiayai Sejumlah Kegiatan Akibat Dari Pasca Banjir Beberapa Hari Yang Lalu. Kegiatan Itu Butuh Dana 2,5 Miliar, Estimasinya, Masing Masing Titik Kegiatan Penanganan Butuh Dana Hingga Mencapai 500 Juta Rupiah. Dan Itu Ada Sejumlah Lima Titik Perlu Penanganan Segera. Sala Satunya Penanganan Pangkal Jembatan Di wilayah Kecamatan Air Rami, Jembatan Di Kecamatan Selagan Raya, Di Kecamatan Airmanjunto, Termasuk Penanganan Gorong Gorong, Dan Penanganan Boxculvert Di Dua Titik Dalam Wilayah Kecamatan Ipuh.”Kata Kadis PUPR Muko Muko.
Itulah Beberapa Titik Infrastruktur Yang Harus Segera Ditangani, Sebab, Jika Penanganannya Lambat, Dikhawatirkan Akan Mengganggu Aktivitas Masyarakat, Saat Ini Kami Hanya Dapat Melakukan Penanganan Secara Darurat Dengan Menggunakan Dana Perawatan Rutin Dinas.”Tutupnya.
(Thomas.Bkl)







