Buseronlinenews

Pemerintah Desa Plangitan Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir Di Tiga Desa

PATI – Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (30/11) berdampak luar biasa, ratusan rumah rusak, hewan ternak hanyut, adanya korban jiwa meninggal karena sakit, dan beberapa korban sakit yang dirawat di puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Atas musibah ini menimbulkan keprihatinan dan kepedulian banyak pihak untuk membantu meringankan beban penderitaan masyarakat. Pemerintah Desa Plangitan hadir tergerak untuk segera membantu, bersama – sama masyarakat desa Plangitan, perangkat desa, Karang Taruna, PKK, dan lembaga desa lainnya mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada tiga desa korban banjir yakni desa Mustokoharjo, desa Karangwono, dan desa Angkatan Lor.

Kepala desa Plangitan Agung Hadi Yuli Setiawan kepada awak media mengatakan,” Musibah yang terjadi pada Rabu malam (30/11) adalah kejadian yang luar biasa. Banjir datang secara tiba – tiba tanpa ada yang bisa menghindar dan bersiap sebelumnya.

Dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir kemarin, lanjut Agung ratusan rumah rusak, hewan ternak hanyut, adanya korban jiwa meninggal dan beberapa korban sakit di rawat dirumah sakit dan puskesmas terdekat.

“Kejadian ini membuat keprihatinan dan menumbuhkan kepedulian kita untuk bersama – sama bergerak membantu meringankan beban penderitaan masyarakat,” ungkap Agung.

“Hari ini Sabtu (03/12) pemerintah desa Plangitan bersama masyarakat desa Plangitan, perangkat desa, Karang Taruna, PKK, dan lembaga desa lainnya menyerahkan bantuan sembako berupa beras 2,5 kwintal, mie instant 60 dus, nasi bungkus 200, pakaian layak pakai untuk anak, pakaian dewasa sekitar 30 dus, gula, detergent, peralatan mandi, pampers, maupun kebutuhan dapur lainnya, ” jelas Agung.

Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada saudara – saudara kita korban terdampak banjir pada Rabu malam (30/11),” imbuhnya.

“Semoga bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat membantu meringankan beban masyarakat, ” harap Agung.

Kepada teman – teman pemerintah desa di kabupaten Pati, saya berharap marilah bersama – sama membantu saudara – saudara kita yang tertimpa musibah. Jangan menunggu membantu,, tapi segeralah membantu selagi kita punya dan mampu, ” pungkasnya.

(H-W).