Purwakarta,Buseronlinenews.com- Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta diminta terus melakukan percepatan danpeningkatkan peran dan fungsi pemerintah dalam pembangunan dan melaksanakan pelayanan publik secara maksimal, salah satunya melalui Program Gempungan di Buruan Urang Lembur.
Hal ini merupakan bentuk ikhtiar pemerintah dalammemaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, pada agenda Gempungan diBuruan Urang Lembur di Desa Warung Kadu Kecamatan Pasawahan, pada hari Rabu, (07/2022).
Menurutnya, Gempungan hari ini merupakan kegiatan yang sudah dilaksanakanke-27 kalinya.
Dalam agenda tersebut disediakan kurang lebih 51 pelayanan, diantaranya pelayanan dari DPPKB seperti KB, IUD, Implan, MOW, dan MOP.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purwakarta juga menyerahkan secara simbolis kepadapenerima pembuatan KTP, KK, KIA, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, penyerahanbantuan CSR dari pihak Indomaret berupa 25 komputer sebagai bentuk pedulipendidikan yang diberikan ke Sekolah-sekolah, penyerahan bantuan dari BPJSKetenagakerjaan untuk 200 petani di wilayah Kecamatan Pasawahan, 100 pekerjarentan di Desa Warung Kadu dan santunan jaminan kematian, penyerahan penerimaNIB, kursi roda, beserta penyerahan bantuan lainnya.”
Sementara, melalui Disperkim, di Kecamatan Pasawahan dilakukan kegiatan fisik berupa pembuatan jalan lingkungan Karya Bakti TNI di Desa Babakan, Cihuni, Selaawi,Pasawahan dan Pasawahan Kidul.
Selain itu, dilakukan pembuatan drainase di DesaKertajaya, pembangunan TPT di Desa Kertajaya dan Desa Margasari, pembuatan sarana air bersih dan kegiatan jalan lingkungan sekolah,” Ujar Ambu Anne.
Disisi lain, melalui DPUTR ada kegiata fisik diantaranya peningkatan jalan Margasari – Cikolotok di DesaMargasari (Jenis Hotmix dengan panjang 650 meter dan lebar 4,50 meter).
Selainitu, dilakukan Rehabilitasi saluran Irigasi Selabaya di Desa Pasawahan Anyar,Rehabilitasi Saluran Irigasi Cikompeni di Desa Pasawahan, dan RehabilitasiSaluran Irigasi di Desa Ciherang.
Lanjut AmbuAnne juga menyampaikan terima kasih kepada Camat Pasawahan, Kepala Desa WarungKadu, Kepala Perangkat Daerah Se-Kabupaten Purwakarta beserta seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam kegiatan Gempungan ini.”
Semogadengan adanya Gempungan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta besertaseluruh stakeholder dapat terus bersinergis positif dalam rangka memberikanpelayanan prima kepada masyarakat Purwakarta,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Purwakarta juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan Warga diKecamatan Pasawahan dengan membagikan Sembako Welas Asih di Bale Sauyunan.Pembentukan Bale Sauyunan atau Posbindu ini merupakan kolaborasi antara DinasPemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan dengan Dinas Pangan danPertanian Kabupaten Purwakarta. Posbindu ini diperuntukkan khusus bagi lansiasehingga dapat terpantau kebutuhan pangan dan kesehatannya.”
Selain pembagian sembako, dibagikan juga buku pengecekan kesehatan. Warga di KecamatanPasawahan khususnya lansia, antusias melakukan pengecekan kesehatan. Semoga dengan adanya Posbindu ini, dapat meringankan kebutuhan pangan dan kesehatan para lansia,” kata Ambu Anne.
Kemitraan Dalam Upaya Penanggulangan Bencana Padahari yang sama namun di tempat berbeda, tepatnya di Gedung Joglo, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta yang juga sekaligus Ex Officio BPBD Purwakarta,Norman Nugraha membuka Kerja Sama Antar Lembaga Dan Kemitraan Dalam Penanggulangan Bencana Di Wilayah Kabupaten Purwakarta.
Menurut Norman, kegiatan ini bertujuan agar tercipta sebuah komitmen bersama untuk penanggulangan bencana dengan koordinasi antar lembaga dan kemitraan yang telahterjalin dengan baik, nantinya akan memudahkan komunikasi dalam penanganan bencana.”
Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat ini sudah membentuk Desa Tangguh Bencana di 15.Kecamatan agar memiliki kemandirian untuk beradaptasi dan bersiap siaga menghadapi bencana serta memulihkan diri dari dampak bencana, sehingga masyarakat dapat mengenali dan mengidentifikasi potensi bencana yang ada diwilayah masing-masing, serta dapat mempersiapkan diri apabila bencana ituterjadi,” kata Norman.
Menurutnya, potensi kerawanan bencana yang ada di Kabupaten Purwakarta, terutama dari datapotensi pergerakan tanah berada pada kategori menengah hingga tinggi, dan terjadinya banjir yang artinya sangat rentan terjadinya bencana.”
Kita terus mengantisipasi hal ini dengan siap siaga menghadapi bencana sertamemulihkan diri dari dampak bencana, sehingga masyarakat dapat mengenali dan mengidentifikasi potensi bencana yang ada di wilayah masing-masing, serta dapat mempersiapkan diri apabila bencana itu terjadi,” demikian Norman Nugraha.(Diskominfo Purwakarta)
Eva.NR









