Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi besar ummat Islam, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.
Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Demikian sekilas sejarah maulid nabi.
Begitu juga di Kabupaten Tanjung Jabung Timur provinsi Jambi, Maulid Nabi jatuh pada kalender nasional di bulan Oktober 2022 dimana disetiap Kecamatan, dan pelosok Pedesaan acara maulid terus diselenggarakan oleh ummat islam. Hari ini, Senin (10/10/2022) tepatnya di Dusun Teladan Desa Pematang Rahim Panitia Masjid Al Hilal yang terdiri dari para tokoh agama, masyarakat dan pemuda menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah.

Menurut keterangan dari salah satu pengurus masjid, sebut saja ustadz Mursalin, penceremah kali ini didatangkan dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat ” Ya penceramah tahun ini kita datangkan dari Kuala Tungkal Kabupaten Tanjab Barat, ustadz bernama Kaspul Anwar” paparnya.
Dalam acara tersebut turut hadir Sekertaris Camat Mendahara Ulu, Kepala Desa Pematang Rahim, Samsir Ketua DPC Gerindra Kecamatan Mendahara Ulu dan para tamu undangan.
Sambutan Kepala Desa Pematang Rahim, M. Dong menyampaikan saat ini sering terjadi penipuan dengan berbagai macam cara ataupun modus, diminta kepada masyarakat untuk berhati-hati jika ada orang yang tidak dikenal datang bertamu menjanjikan sesuatu apapun baik tentang bantuan sosial dan lain sebagainya untuk segera melaporkan kepada RT dan / atau pihak berwajib. ” Kami dari pemerintah desa menegaskan kpd masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, disaat sekarang ini banyak sekali penipuan baik melalui media telpon atau yang datang datang kerumah” tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Camat Mendahara Ulu. Muslimin, S.Com menghimbau, kami dari pemerintah kecamatan menghimbau kepada masyarakat Desa Pematang Rahim yang pada umum masyarakat di Kecamatan Mendahara Ulu, untuk selalu waspada dalam menerima tamu, apalagi banyak modus-modus penipuan yang berkedok bantuan sosial, dan apabila ditemukan harap segera berkoordinasi/ melapor kepada RT setempat atau ke pihak yang berwajib, karena kejahatan terjadi bukan hanya adanya niat dari pelaku tetapi juga ada kesempatan ” waspadalah-waspalah” jelasnya menirukan kalimat Bang Napi.
Acara ditutup dengan doa oleh Ustadz, memohon keberkahan dan syafaat nabi Muhammad SAW.
(Penulis: Kabiro Tjt-MH)







