Buseronlinnews.com,Sampang- imam Hanafi selaku kepala PT GARAM III SAMPANG, membiarkan pralon – pralon juga mesinnya milik H fais di Duga masih ber-operasi mencuri air tua milik PT GARAM III SAMPANG, selang 1tahun kemaren, imam kepala PT GARAM III SAMPANG, mencabut atau memotong pralon warga yang membeli air tua milik PT GARAM.
H MUNALI membeberkan kepada KABIRO SKM BUSER SAMPANG, bahwa tambak yang di kelola atau di produksi lahan pembuatan garam ditambaknya H FAIS, di Duga masih mengambil air tua milik PT GARAM III SAMPANG, sedangkan warga yang membeli air tua itu disalahin diwaktu musim panas 1 tahun kemaren, dan kenapa KEPALA PT GARAM III ini membiarkan orang itu yang masih mengambil air tua, hingga saat ini mereka seenaknya masih Panin garam, hasil dari mencuri air tua milik PT GARAM.
Bahkan kemaren 1 tahun yang lalu ARIF HAENDRA selaku DIREKTUR PT GARAM, Diduga mau melaporkan dugaan pencurian air tua milik PT GARAM III SAMPANG, yang jelas – jelas warga membeli air tua milik PT GARAM bukan mencuri, sedangkan yang mencuri sampai sekarang itu masih di biarkan oleh Kepala PT GARAM III SAMPANG maupun DIREKTUR nya yaitu ARIF HAENDRA.
Dan ini sudah jelas faktanya tambak lahan garam yang dikenal warga milik H FAIS masih ber-operasi mencuri air tua milik PT GARAM, pakai mesin klonor, mengapa di biarkan hal itu. Pungkasnya MUNALI.
Kalau seperti itu kepala PT GARAM III SAMPANG beserta DIREKTUR nya tebang pilih, kalau warga kecil di otak atik pralon nya, bahkan mau dilaporkan, kalau milik H FAIS tidak di otak atik atau dibiarkan, masih banyak pralon – pralon yang mencuri air di biarkan oleh kepala PT GARAM III SAMPANG ini, enak saja orang kaya pralon nya dibiarkan, kalau warga kecil ditindas dan mau dilaporkan ke polres sampang.
Saya selaku tokoh dari warga desa ragung bersi keras kepada kepala PT GARAM III SAMPANG maupun kepada DIREKTUR nya, untuk mengambil tegas kepada orang yang masih mencuri air tua milik PT GARAM III SAMPANG,
kenapa penutupan air itu tidak dilanjut oleh kepala PT GARAM III SAMPANG, kenapa pencabutan pralon, pemotongan pralon, penyumbatan pralon juga mesin klonor masih ber-operasi dan di biarkan. Kenapa kepala PT GARAM III SAMPANG ini membiarkan orang – orang itu. Imbuhnya MUNALI.
Warga atau masyarakat pun sudah tidak mau membeli air tua yang di jual oleh oknum pekerja lapangan peminian air tua milik PT GARAM III SAMPANG.
Inipun masih terang – terangan mereka masih mencuri air tua milik PT GARAM, iya merupakan orang yang ada, anggaplah orang berduit yang masih mencuri air tua milik PT GARAM.
ARIF HAENDRA ( DIREKTUR ) PT. GARAM, tidak mau melaporkan para pekerja bagian peminian itu di PT GARAM III SAMPANG, seharusnya oknum – oknumnya yang menjual air tua itu dilaporkan ke polres sampang atau di pecat dari PT GARAM kenapa warga yang mau dilaporkan, ada apa dengan DIREKTUR PT GARAM itu, seakan – akan menutup-nutupi oknum – oknum PT GARAM III SAMPANG itu. Geram MUNALI.
KABIRO dari media SKM BUSER SAMPANG, menanggapi laporan atau keluhan dari H MUNALI selaku salah satu seorang tokoh dari desa ragung, TIM dari MEDIA SKM BUSER turut berduka dengan keluhan tokoh dari desa ragung yaitu H MUNALI.
BIRO SAMPANG








