Buseronlinenews

Jika Dilihat Luasnya Kebun Sawit Sudah Layak Provinsi Bengkulu Bangun Pabrik Migor

BENGKULU UTARA : Sumardi, SIP Mantan Kades Desa Air Petai Dua Priode Lulusan Sarjana Ilmu Politik Juga Ketua PK Partai Golkar Putri Hijau Yang Selama ini Terkenal Kalem Tapi Dalam Kritiknya Sangat Menyentuh Hati Dan Selalu Diterima Logika Masyarakat. Kendati Banyak Juga Beberapa Gelintir Orang Yang Kurang Berkenan Dalam Kritikannya, Namun Dirinya Tidak Memperdulikan Hal Tersebut, Karena Apa Yang Dirinya Sampaikan Tidak Jauh Berbedah Apa Yang Dikeluhkan Masyarakat,” Ujarnya
Pada Wartawan Media ini Di Tempat Biasa Dirinya Berkumpul Sesama Rekan Rekannya.

Berikut Penggalan Lirik Dari Keritiknya Tentang Kehidupan Masyarakat “Minyak Goreng Menguap Hilang Dan Lenyap Di Pasar. Semua Ibu ibu Mengelu Dan Menggerutu
(Pun Bapak-Bapaknya Sudah Barang Tentu).

Sederhana Saja Lanjut Sumardi, “Kita Ambil Kasus Menghilangnya Migor Baru Baru ini, “Aneh Rasanya Migor Kok Bisa Hilang.Kalaupun Ada, Waduh Harganya Selangit. Usut Punya Usut Ternyata Ditimbun. Oleh Siapa.? “Kata Sumardi, Sedikit Menyinggung Kelangkaan Dan Kenaikan Harga Minyak Goreng Baru Baru ini

“Aku Juga Ikut Kesal Kok, Konglomerat Kok Tega.? Aku Resah, Kok Polisi Tak Berdaya? Aku Marah, Kok Pemerintah Begitu Mudah Dipermainkan..? Aku Geram, Kok Kasus itu Terus Terjadi..? Kritik Mardi Lagi.

Seharusnya Menurut Saya Kata Mardi Melanjutkan, “Provinsi Bengkulu ini Tidak Seharunya Minyak Goreng (Migor) Langkah, Bukankah Provinsi Bengkulu ini Dikelilingi Sawit, Bahkan Tidak Jarang Sedikitnya 2 Ha Masyarakat Punya Kebun Sawit, Kok Bisa Migor Langkah, Culun Kan Kritik Mardi. Sudah Selayaknya Pemprov Bengkulu Ini Membangun Pabrik Migor Jika Dilihat Begitu Luasnya Perkebunan Kelapa Sawit Yang Ada Di Provinsi Bengkulu. Beberapa Hari Yang Lalu Muncul Pula Ke Kisruhan Masalah BBM Solar Bersubsidi Aduh Ya Udalah Dak Usah Dibahas Pusing.” Ujar Sumardi Mengakhiri.

(ThomasBuserBkl)