Buseronlinenews

Jati Expo di ikuti 53 UMKM yang ada di Kecamatan Jati,untuk membangkitkan perekonomian

KUDUS, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Jati terus berupaya membangkitkan perekonomian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya paska pandemi covid-19. Salah satunya melalui kegiatan Jati Expo yang diikuti oleh 53 UMKM yang ada di Kecamatan Jati.

Camat Jati Fiza Akbar mengatakan 14 desa di kecamatan Jati ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Masing-masing desa dengan semangatnya memperlihatkan produk UMKM unggulannya dalam expo kali ini.

“Produk unggulan kita ada sangkar burung, produk makanan olahan dari daun kelor. Masing-masing desa ikut berpartisipasi dan menampilkan produk terbaiknya,” kata Fiza saat ditemui dalam kegiatan yang berlokasi di Graha Mustika tersebut, Selasa, 8 November 2022.

Menurut Fiza, Jati Expo ini terlaksana dengan iuran dana dari semua desa ditambah anggaran dari Pemcam sendiri. Menggunakan APBDes, tiap desa menyumbang Rp 10 juta. Ditambah anggaran milik Pemcam Jati yang biasa digunakan untuk keikutsertaan dalam Expo tahunan di Alun-alun Kudus.

“Namun karena di Expo tahunan kita tidak ikut, akhirnya dana yang ada kita buat untuk buat Expo tingkat kecamatan sendiri. Alhamdulillah bisa terealisasi dengan baik,” terang Fiza.

Sebagai upaya menarik minat masyarakat untuk datang, berbagai perlombaan juga diselenggarakan di tengah-tengah expo. Mulai dari lomba mewarnai, menyanyi, dan lainnya.

Fiza berharap, dengan Jari Expo ini bisa mendatangkan banyak pengunjung. Bukan hanya warga asli Jati, tapi juga masyarakat luar Jati lainnya. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga yang ikut andil dalam Expo kali ini.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang membuka kegiatan mengapresiasi inovasi Kecamatan Jati. Bahwa hal tersebut bisa mengendalikan inflasi di Kudus.

“Ini menjadi ajang kebangkitan UMKM di Jati. Apalagi selama ini penopang perekonomian Kudus itu UMKM. Jadi saya sangat apresiasi sekali untuk kegiatan ini,” katanya.

Kemudian, kepada para UMKM yang ada, Hartopo berpesan untuk mempertahankan kualitas produk mereka. Desain dan kemasan yang bagus juga perlu ditunjang dengan kualitas rasa yang enak dari makanan yang dijual.

“Harga dinaikkan gak papa, asal kualitas tetap dijaga,” pesan Hartopo. ( JIMMY ).…