KAUR BENGKULU : Berdasarkan Laporan Tahun 2021 Lalu, Masih Ditemukan Adanya Data Kematian Bayi Dan Ibu Saat Persalinan Di Kabupaten Kaur. Hal ini Menempatkan Kabupaten Kaur Sebagai Lokasi Kasus (Lokus) Angka Kematian Ibu (AKI) Dan Angka Kematian Balita (AKB) Pada Tahun 2023.
Hal ini Disampaikan Noptitin Asrianti Kabid Kesehatan Kaur Diruang Kerjanya Senin 5/12 Kemarin.
“Menurut Noptitin Asrianti, Ditetapkannya Kaur Sebagai Lokus AKI Dan AKB, Tentu Menjadi Perhatian Serius Bagi Pemerintah Terutama Dinas Kesehatan Untuk Menekan Bahkan Meniadakan Lagi Adanya Angka Kematian ibu Dan Balita.
“Sebetulnya di tahun 2022 ini dari laporan yang kami terima hampir tidak ada lagi AKI maupun AKB. Hanya ada satu kasus di Kabupaten Kaur, namun dari laporan tahun 2021 lalu masih ditemukan dua kasus kematian dan dari kasus-kasus itulah di tahun 2023 nanti Kaur di tetapkan menjadi Lokus AKB dan AKI,” ujar Noptitin.
Noptitin juga mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu melakukan audit terhadap kasus kematian balita dan ibu dengan melibatkan dokter spesialis kandungan dan anak. Guna mengetahui penyebab masih terjadinya kasus kematian anak dan ibu di Kabupaten Kaur.
“Kami selalu melibatkan dokter spesialis kandungan dan anak dalam upaya penekanan kasus kematian AKI Dan AKB di Kabupaten Kaur. Selain itu juga meningkatan sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan bagi ibu hamil,” tutupnya.”
(TeamBuser.Bkl)







