Buseronlinenews

Anggaran Pemeliharaan Puluhan Miliar Tiap Tahun, Berbanding Terbalik Dengan Keadaan Jalan

Bandung- Salah satu tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat adalah melakukan pemeliharaan jalan. Pemeliharaan Jalan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan perawatan dan perbaikan jalan dan jembatan direncanakan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas selama umur rencana jalan yang ditetapkan.

Pekerjaan pemeliharaan konstruksi jalan merupakan pekerjaan yang penting untuk dilaksanakan setiap tahun karena konstruksi jalan merupakan investasi modal yang besar, sehingga apabila pelaksanaaannya diabaikan akan membutuhkan biaya rekonstruksi yang sangat mahal untuk bisa mempertahankan performance standard (perbaikan ke standar kondisi yang layak).

Untuk mempertahankan kondisi jalan dan jembatan yang layak digunakan dan tidak mengancam para pengguna jalan, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah ( UPTD) di 6 Wilayah bertanggungjawab memelihara kondisi jalan di wilayahnya baik badan jalan, drainase, rerumputan maupun kondisi jembatan.

Salahsatu UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Provinsi Jawa Barat yang berkantor di jalan Sukarno Hatta Bandung, mengelola anggaran pemeliharaan jalan dan jembatan Rp 33.478.107.590,00 di tahun 2024.

Anggaran ini dikelola langsung oleh kepala satuan pelayanan pengelolaan jalan dan jembatan ( SPPJJ) yang berada di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kota Cimahi dan Kota Bandung.

Anggaran ini diperuntukan untuk :
1. Belanja Bahan/Material Pemeliharaan Jalan (HOTMIX),
2. Belanja Bahan Bakar Pemeliharaan Rutin Jalan (PERTAMAX dan Sejenisnya)
3. Belanja Alat Bantu Pemeliharaan Rutin Jalan
4. Belanja Pakaian Kerja Lapangan
5. Belanja Alat Bantu Pemeliharaan Rutin Jalan, dll.

Pemantauan media ini dilapangan, masih ditemukan banyak drainase, pohon, jembatan kusam, lubang dan rerumputan yang belum terpelihara. Hal ini membuat kecurigaan, apa anggaran yang sangat spektakuler apabila dibandingkan dengan anggaran di UPTD lain, tidak dipergunakan atau digunakan untuk kepentingan para pembuat kebijakan!.

Saat ini pemeliharaan sedang berjalan, media ini menelusuri beberapa titik di wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, kota Cimahi dan kota Bandung, pemeliharaan menitikberatkan ke kebersihan lingkungan, terumputan ditata, parit atau drainase dibersihkan. Padahal yang dibutuhkan pengguna jalan bukan estetika tetapi badan jalan mulus dan saluran drainase lancar. ” Yang dibutuhkan di jalan ini bukan kebersihan, tapi salurannya harus bisa dialiri air apabila hujan turun dan badan jalan ini mulus, lihat saja dari tahun ke tahun drainase ini gak pernah diperbaiki, pas hujan air ke jalan semua”.Kata seorang Masyarakat disekitar jalan Soreang – Pengalengan dengan nada kesal.

Beberapa kali media ini ke kantor UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Provinsi Jawa Barat untuk ketemu dengan kepala UPTD selalu tidak berhasil ditemui, ” Bapa lagi sibuk atau tidak berada di kantor ini, kirim saja surat konfirmasi biar ditanggapi” Sahut staf.

Media ini berkomitmen akan mengawasi penggunaan anggaran di , UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Provinsi Jawa Barat mulai dari pemilihan pengadaan langsung Belanja Hotmix, belanja Bahan Material Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, belanja Bahan Bakar Minyak dan Pelumas dan upah Pekerja Harian dan untuk edisi berikutnya akan mempublikasikan besaran anggaran di SPPJJ, ikuti berita selanjutnya.

TEAM INVESTIGASI