Buseronlinenews

Akibat bediang, 2 ekor kambing jadi korban kebakaran di Blora

BuseronlineNews.com // Blora – Lagi lagi kebakaran terjadi akibat dari api bediang / penghangat ternak. Kebakaran kali ini terjadi di wilayah RT 01 / RW 01 Desa Mernung Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah

Sebuah rumah kayu yang di jadikan tempat untuk memelihara kambing milik Jaswadi bin Suyoto ( 34 ) pada Kamis ( 18 / 01 / 2024 ) sekira pukul 23.30 WIB telah terbakar

Api di duga berasal dari bediang / penghangat ternak yang di buat oleh Ngatemi binti Parno ( 37 ), sekitar pukul 19.00 WIB yang kemudian di tinggal tidur di rumah depan. Bediang ini di buat dengan maksud untuk mengusir nyamuk

Namun bediang / penghangat ternak tersebut ternyata membawa bencana, bukannya nyamuk yang mati, justru kambing yang ingin di selamatkan dari gigitan nyamuk, jadi korban kebakaran

Menurut saksi mata, yakni Suratman bin Parno ( 57 ), yang pertama kali melihat rumah belakang milik Jaswadi terbakar, langsung berteriak minta tolong kemudian membangunkan Ngatemi dan warga sekitar

” Begitu saya melihat rumah Jaswadi terbakar, saya langsung berteriak minta tolong,” katanya

Setelah mendengar teriakan Suratman, warga langsung datang ke lokasi dan dengan peralatan seadanya, warga berusaha untuk memadamkan api

Melihat api semakin membesar, Kepala Desa Cepu Munandar segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepu dan Damkar Kecamatan Cepu

Usai menerima laporan, anggota Polsek Cepu yang di pimpin langsung Kapolsek Cepu bersama 3 unit mobil Pemadam Kebakaran dari Kecamatan Cepu dan PPSDM Cepu langsung mendatangi lokasi. Api akhirnya berhasil di padamkan 40 menit kemudian

Menurut Kapolsek Cepu AKP Agus Priyo Hatmoko, akibat dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah beserta perabotan , surat surat berharga dan 2 ekor kambing ikut terbakar

” Korban jiwa tidak ada, namun rumah beserta perabotan, surat surat berharga dan 2 ekor kambing ikut terbakar.” jelasnya

Dari kejadian tersebut, Kerugian materiil yang di derita Jaswadi selaku korban, di taksir sekitar Rp. 50 juta

Sedangkan Kapolres Blora AKBP Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Cepu mengatakan bahwa, atas kejadian tersebut pihaknya akan melalukan penyelidikan lebih lanjut

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati.” pungkasnya.

 

Rillis: ( Harti / Edy ).

Editor: (Ongen Van Lou)