Rupat skm buseronlinews– UPT Puskesmas Batupanjang menggelar sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kecamatan Rupat tahun 2022, bertempat di gedung Aula kantor Desa Sukarjo Mesim Rabu ( 9/ 11/2022.
Kepala desa sukarjo Mesim yang wakili oleh sekdes, Didalam sambutannya perilaku hidup bersih dan sehat ini adalah program yang sudah ada kita lakukan dari dulu dulunya, tetapi mengapa hari ini kita mengadakan kegiatan PHBS ini, karena masyarakat masih kurang memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat kalau tidak diingatkan tentang PHBS masyarakat akan cuai Tuturnya.
Dari salah satu Team UPT Puskesmas batupanjang dalam sambutannya,sebagaimana kita ketahui perilaku hidup bersih dan sehat itu adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan, karena bila diri kita sehat anggota keluarga akan sehat, bila masyarakat atau desa sehat maka kecamatan akan sehat, bila kecamatan sehat maka kabupaten akan sehat, bila kabupaten sehat maka provinsi akan sehat, bila provinsi sehat maka pusat akan sehat.
Sebagai upaya untuk mencegah adanya penyakit tidak menular, tentu diperlukan masyarakat hidup sehat. Sebagai upaya untuk mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat dapat dilakukan:
Peningkatan edukasi hidup sehat
Peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit
Peningkatan perilaku hidup sehat
Peningkatan kualitas lingkungan
Peningkatan aktifitas fisik; ungkapnya.
Dinas UPT Puskesmas Batupanjang memberikan sambutannya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci masyarakat aman dalam beraktivitas, dengan adanya menerapkan hidup bersih dan sehat dilingkungan sekitar kita, maka kita akan terhindar dari penyakit. Ada beberapa perilaku hidup bersih dan sehat yang harus kita terapkan Pertama menggunakan air Bersih Rajin mencuci tangan Mengkonsumsi sayur dan buah Menimbang bayi dan balita.
PHBS merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu sekumpulan perilaku yang dipraktekan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya sehat dan aktif membantu kesehatan lingkungan di sekitarnya.
PHBS pada usia dini sangat baik untuk mendidik dan menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Salah satu sasaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) di institute Pendidikan perlu mendapatkan perhatian disamping populasi anak usia sekolah dalam suatu komunitas cukup besar yaitu antar 40-50% anak usia sekolah merupakan masa rawan terserang bebagai penyakit seperti: diare,cacingan, karies, dan anemia yang pada umumnya berkaitan dengan PHBS. Perilaku mencuci tangan dapat membantu mencegah terjangkitnya penyakit menular. Di sekolah, mencuci tangan dapat mencegah
siswa agar terhindar dari prnyakit dan meningkatkan kehadiran siswa. Perilaku kurang baik terkait dengan PHBS cuci tangan karena mereka tidak pernah mendapat penyuluhan tentang PHBS disekolah, sehingga mereka tidak tahu bagaimana cara menerapkan PHBS cuci tangan dengan baik. Dalam kesempatan ini.ungkap
***Nasri **







