Buseronlinenews

33 Sekolah Penggerak di Kudus Ikuti Lokakarya di Solo

Kudus – 33 sekolah penggerak di Kabupaten Kudus mengikuti kegiatan Lokarya Kurikulum di Solo, Jawa Tengah pada Senin-Rabu (11-13/11/2022). Lokakarya kali ini mengusung tema “Perencanaan Pembelajaran 2 dan Lokakarya Toleransi/Kebhinekaan.”

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Afri Sofianingrum menerangkan, lokarkarya ini digelar secara luring.

Sebelumnya, telah dilakukan lokakarya 1 untuk sekolah penggerak di Kabupaten Kudus yang diselenggarakan di Hotel Griptha. Namun, lokakarya itu sebagian digelar secara daring.

“Kemarin sudah kita lakukan di Hotel Griptha, tapi ada sebagian yang tidak bisa tatap muka, jadi kita lakukan secara daring untuk beberapa sekolah,” katanya, Senin (21/11/2022).

Penyelenggaraan Lokakarya 2 di Solo pun bisa dilakukan secara luring 100 persen. Dirinya yang ikut berpartisipasi dalam acara pun mengapresiasi 33 sekolah penggerak Kudus yang kompak mengikuti kegiatan lokakarya selama 3 hari di Solo.

“Hasilnya memuaskan, Alhamdulillah bisa ikut semua dan tidak ada kendala teknis apapun,” ujarnya.

Afri melanjutkan, materi yang diajarkan pada lokakarya 2 adalah terkait perencanaan pembelajaran dan toleransi. Materi tersebut nantinya akan diterapkan di sekolah masing-masing. Dengan harapan, setelah itu bisa ditularkan kepada sekolah lainnya di Kabupaten Kudus.

“Dengan mengikuti ini artinya sudah terpenuhi semua untuk 8 jam pelajaran (jp),” tandasnya.

Tujuan utama dari penyelengaraan lokakarya ini sendiri adalah untuk menyiapkan sekolah penggerak agar bisa menjadi pionir bagi sekolah lain. Lokakarya pun akan kembali digelar pada Desember 2022 mendatang dan mengharuskan 33 sekolah penggerak di Kudus ikut berpartisipasi.

“Lokakarya 3 akan kita lakukan bulan Desember nanti, dan harus ikut semua (sekolah penggerak),” tambahnya.

Kegiatan lain di Bulan Desember, lanjut Afri, juga akan diadakan Pameran Sekolah Penggerak se-Jawa Tengah. Kegiatan ini diinisiasi pula oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Tengah.

Nantinya, setiap Kabupaten akan mengirimkan 2 kontingen sekolah penggerak untuk ikut dalam pameran. Sedangkan kabupaten/kota yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini ada 19 wilayah. Sehingga, total stand yang akan mewarani Pameran Sekolah Penggerak ada 38 stand.

“Kita (Kudus) nanti akan mengirimkan dari kontingen SMP dan SD, tapi bisa jadi kolaborasi dari beberapa sekolah penggerak,” ujarnya. ( JIMMY )