Buseronlinenews

Wujudkan Green Hospital: RS Mardi Rahayu Kudus Resmi Operasikan PLTS Atap 416 kWp Bareng Solar Radiance

KUDUS — Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus resmi mengambil langkah besar menuju pengelolaan fasilitas kesehatan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Tepat pada Kamis, 1 Oktober 2026, RS Mardi Rahayu meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 416 kWp.

Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat efisiensi energi serta mewujudkan operasional rumah sakit yang berkonsep Green Hospital.

Dalam merealisasikan komitmen hijau tersebut, RS Mardi Rahayu menjalin kemitraan strategis dengan pengembang energi terbarukan terkemuka, PT Mitra Solar Radians (“Solar Radiance”).

Kerjasama ini disepakati dengan skema jangka panjang selama 25 tahun, di mana Solar Radiance bertanggung jawab atas perencanaan, pendanaan, pembangunan, hingga operasional fasilitas PLTS Atap tersebut.

Melalui sistem PLTS Atap ini, RS Mardi Rahayu diproyeksikan mampu menghasilkan energi bersih sebesar 584,40 MWh per tahun.

Keberadaan instalasi surya ini diperkirakan dapat menekan emisi karbon hingga 521 ton $CO_2$ setiap tahunnya, atau mencapai 12.077 ton $CO_2$ selama kurun waktu kerja sama 25 tahun. Dampak lingkungan positif ini setara dengan manfaat penanaman lebih dari 309.661 pohon.

Sebagai fasilitas medis bertaraf modern yang beroperasi nonstop selama 24 jam penuh, ketersediaan daya listrik yang stabil dan efisien merupakan fondasi vital bagi RS Mardi Rahayu.

Oleh karena itu, pengoperasian PLTS Atap menjadi bagian terpadu dari visi besar rumah sakit untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan ke dalam setiap layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Langkah pengoperasian PLTS ini melengkapi serangkaian inisiatif ramah lingkungan yang telah diterapkan sebelumnya oleh RS Mardi Rahayu.

Mulai dari penggunaan pencahayaan LED di seluruh area gedung, pemanfaatan sistem daur ulang air (flushing), hingga penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik (EV charging station), semuanya dirancang untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu, Dr. Pujianto, M.Kes, menegaskan pentingnya keseimbangan antara tingginya kebutuhan energi operasional dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Sebagai rumah sakit yang beroperasi 24 jam, kebutuhan energi kami cukup besar. Karena itu, kami ingin meningkatkan efisiensi energi sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan. PLTS menjadi salah satu langkah nyata kami menuju rumah sakit yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tuturnya.

Proses instalasi PLTS di lingkungan rumah sakit memiliki tingkat kesulitan dan tantangan tersendiri dibandingkan dengan gedung komersial biasa.

Pekerjaan konstruksi dan teknis harus dilaksanakan dengan ketelitian ekstra agar sama sekali tidak mengganggu ritme pelayanan medis serta kenyamanan para pasien yang sedang menjalani perawatan.

Seluruh rangkaian proses mulai dari perencanaan, pemasangan panel, hingga commissioning dilaksanakan oleh tim profesional Solar Radiance dengan standar keselamatan super ketat.

Aspek keselamatan kerja, keandalan teknis, dan kelancaran operasional rumah sakit menjadi prioritas utama yang dikoordinasikan secara intensif oleh kedua belah pihak selama proyek berlangsung.

Keberhasilan proyek ini dibuktikan dengan catatan performa kerja yang sangat impresif dari Solar Radiance.

Dalam menyelesaikan instalasi PLTS Atap di RS Mardi Rahayu, Solar Radiance berhasil membukukan total 9.405 work manhour (jam kerja) dengan rekor sempurna 100% zero accident (nihil kecelakaan kerja), tanpa memicu gangguan sedikit pun pada layanan rumah sakit.

Head of Business Development Solar Radiance, Billy Jayadi, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian keselamatan kerja tersebut.

“Bagi Solar Radiance, pencapaian 9.405 work manhour dengan 100% zero accident menunjukkan pentingnya disiplin dan perencanaan dalam menjalankan proyek, terlebih di lingkungan rumah sakit yang beroperasi 24 jam,” ujar Billy.

Billy menambahkan bahwa penerapan standar keselamatan tinggi merupakan fondasi penting dalam membangun kemitraan jangka panjang dengan sektor pelayanan kesehatan.

“Kami percaya keselamatan dan keberlangsungan operasional pelanggan harus menjadi bagian dari setiap tahapan proyek. Pencapaian ini juga menjadi fondasi bagi kami untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan RS Mardi Rahayu,” lanjutnya.

Bagi manajemen RS Mardi Rahayu, efisiensi energi bukan sekadar upaya menekan biaya operasional, melainkan bagian integral dari strategi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Dengan optimalisasi penggunaan energi surya, efisiensi biaya yang diperoleh dapat dialokasikan kembali untuk meningkatkan kualitas mutu layanan kesehatan dan fasilitas medis bagi para pasien.

“Efisiensi energi membantu menjaga keberlangsungan operasional rumah sakit, sehingga sumber daya dapat lebih optimal diarahkan untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Bagi kami, menjaga kesehatan manusia juga harus berjalan seiring dengan menjaga kesehatan lingkungan,” jelas Dr. Pujianto menambahkan.

Keberhasilan kolaborasi ini juga membuktikan kian meluasnya efektivitas solusi energi terbarukan di sektor-sektor vital yang membutuhkan tingkat keandalan listrik tinggi.

Melalui portofolio pengalaman yang luas, Solar Radiance terus membuktikan kemampuannya dalam merancang dan mengimplementasikan sistem PLTS yang disesuaikan (customized) dengan kebutuhan spesifik setiap klien.

Komitmen hijau RS Mardi Rahayu tidak akan berhenti pada peresmian instalasi PLTS Atap 416 kWp ini saja.

Sebagai langkah lanjutan, RS Mardi Rahayu dan Solar Radiance saat ini tengah merencanakan ekspansi proyek PLTS tahap kedua yang akan ditempatkan di gedung parkir serta gedung rawat inap Betania yang kini masih dalam tahap pembangunan.

“Kerjasama PLTS antara RS Mardi Rahayu dan Solar Radiance terus berlanjut. Kami berharap PLTS ini dapat memberikan manfaat efisiensi energi dan ekonomi dalam jangka panjang, sekaligus menjadi awal bagi berbagai inovasi berkelanjutan serta pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab di RS Mardi Rahayu,” pungkas Dr. Pujianto.

(Jimmy)