Sukabumi – Buseronlinenews. Baiknya pembangunan infrastruktur desa merupakan harapan semua warganya, terutama bidang jalan dan sarana air bersih yang menjadi kebutuhan sehari-hari, sehingga ini merupakan bagian yang sering dikeluhkan warga disaat menghadapi musim kemarau.
Disperkim Kabupaten Sukabumi dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) untuk mengurangi luas permukiman kumuh, dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru, program ini berfokus pada peningkatan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan guna mewujudkan lingkungan permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.
Warga Desa Sukasirna melalui Ketua RW 16 Siti M. mengucapkan terima kasihnya atas program pengaspalan jalan lingkungan (jaling) dari Kotaku melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu 14 Juli 2026.
“Alhamdulillah warga antusias menyambut program pengaspalan jalan lingkungan ini, untuk itu kami bersyukur dengan adanya pengaspalan sand sheet yang dilaksanakan oleh CV Anggell Gemilang. Untuk itu, terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya pembangunan di lingkungan kami ini.”

“Dan kami merasa puas dengan hasil pekerjaan dari para pekerjanya yang tampak mengikuti rencananya dengan bimbingan pelaksana dan pengawasan dinas terkait. Terima kasih juga untuk pengawas Pak Haji Duden dengan tanggung jawabnya yang terlihat ada rasa memiliki terhadap hasil pekerjaan,” ujar Siti dengan nada rendah.
“Sementara di lingkungan kami ini masih banyak kebutuhannya, dari mulai sarana jalan dan drainasenya, dan juga kebutuhan adanya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Ada juga kebutuhan khusus untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga SAB-nya, juga sistem pengelolaan persampahan,” ungkap Siti di lokasi pengaspalan.
“Kalau program Kotaku ini sudah terealisasikan semuanya, maka kami juga bisa merawat dan mempercantik lingkungan kami supaya menjadi cantik, ayu, dan anggun (Ca’ang). Karena kami bersama para ketua RT mempunyai tujuan untuk menata dan meningkatkan lingkungan menjadi tertata rapi selama ada sarana dan prasarananya.”
Sementara Kepala Desa Sukasirna, Deni Riswandi, di lokasi kegiatan menyampaikan hal senada, rasa terima kasihnya atas lanjutan dari program Kotaku untuk lingkungan kumuh. Dan alhamdulillah ada dua lingkungan RW yang masuk di program itu, yaitu RW 06 dan 16.
“Untuk di lingkungan RW 06 sedang melaksanakan pengeboran SAB, dan di sini RW 16 baru pengaspalan jaling ini. Sementara masih ada dan kita tunggu untuk drainasenya dan sarana air bersih, mudah-mudahan di tahun 2026 ini semuanya terealisasikan,” tambah Kades.
Resty Ap







