KOTAWARINGIN BARAT – Warga lingkungan Perumahan BTN Pinang Merah menyatakan keberatan atas aktivitas hilir mudik dump truk angkutan tanah di jalan utama di lingkungan BTN Pinang Merah.
Sebagai bentuk protes, warga telah memasang baliho peringatan di gerbang masuk perumahan sejak dua hari terakhir menyusul adanya kesepakatan bersama antar warga setempat.
Menurut keterangan salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, meskipun jalur tersebut merupakan akses jalan utama bagi tiga lingkungan perumahan BTN yang berbeda, standartnya merupakan jalan lingkungan.

Badan jalan yang sempit serta konstruksi yang tidak dirancang untuk menahan beban muatan berat menjadi alasan utama penolakan tersebut.
Warga khawatir badan jalan akan cepat rusak jika terus-menerus dilintasi kendaraan berat.
Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan karena jalanan tersebut rutin digunakan oleh anak-anak di lingkungan sekitar untuk bersepeda.
Atas kondisi ini, warga mendesak dan meminta pihak pemerintah daerah terkait untuk segera turun ke lapangan guna meninjau kembali penggunaan jalan lingkungan tersebut sebagai jalur lintasan dump truk angkutan tanah demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
(Marboen)







