Buseronlinenews

Warga Ombonowulu Bergotong Royong Bangun Jalan Ibu Pertiwi Kumala Sari Menuju Kontau (Kabbeano CU)

Ombonowulu – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Ombonowulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah. Secara swadaya dan penuh kebersamaan, warga bergotong royong membangun Jalan Ibu Pertiwi Kumala Sari yang menghubungkan wilayah Lombe menuju Kontau atau Kabebeano CU, dengan panjang kurang lebih jalurnya sekitar 9 kilometer hingga ke kawasan Benteng Daduwali Ombonowulu.

Kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang selama ini menjadi jalur penting bagi warga. Dalam proses pembangunan, masyarakat secara sukarela mengangkut batu, meratakan badan jalan, serta menimbun bagian-bagian yang rusak agar dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman.

Jalan tersebut juga memiliki nilai budaya karena menjadi akses menuju Kontau atau Kabbeano CU (sebuah tempat yang dikenal masyarakat sebagai lokasi tradisi “pukul lutut dengan rumput agar lutut kembali pulih dalam sebuah perjalanan”, yang diwariskan secara turun-temurun).

Melalui semangat kebersamaan, warga berharap pembangunan jalan ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses menuju kawasan wisata dan situs sejarah Benteng Daduwali. Masyarakat juga berharap adanya perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten Buton Tengah agar pembangunan jalan ini dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh warga, amin berkat Allah SWT.

Kemudian di sela-sela pekerjaan, masyarakat beristirahat bersama sambil menikmati makanan dan minuman sederhana sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan. Suasana penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa pembangunan jalan ini lahir dari semangat gotong royong tanpa mengharapkan imbalan.

Jalur Bersejarah Lawano Melai dan Benteng Daduwali

Menurut warga, akses jalan ini memiliki nilai penting karena merupakan jalan sejarah yang menghubungkan Lawano Melai dengan kawasan Benteng Daduwali hingga Kontau Kabbeano CU, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur bersejarah dan memiliki nilai budaya bagi masyarakat Ombonowulu.

Masyarakat berharap pembangunan akses jalan ini dapat mempermudah perjalanan menuju Benteng Daduwali, mendukung pelestarian situs sejarah, serta membuka peluang pengembangan wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Buton Tengah.

Apresiasi Redaksi

Redaksi Pers Buser mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Ombonowulu yang terus menjaga warisan sejarah sekaligus membangun infrastruktur secara mandiri demi kepentingan bersama. Semangat persatuan seperti ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga dan melestarikan aset sejarah serta budaya bangsa.

(Tim)