Buseronlinenews

Warga Eramas 2000 Tolak Dapur MBG, Keluhkan Dampak Lingkungan

Warga perumahan Eramas 2000 RT 01/RW 15, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menggelar aksi penolakan adanya Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis).

​Penolakan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan petisi sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat setempat.

​Aksi penolakan pembangunan Dapur MBG dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan warga setempat serta koordinator, Bapak H. Rudi dan Bapak Fatulloh.

​Kegiatan ini turut didampingi oleh Ketua RT 01, Bapak Deden Edi Sutisna, dan Ketua RW 15, Bapak Ahmad Hidayat.

​Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan kekhawatiran terkait potensi dampak lingkungan dan sosial jika Dapur MBG beroperasi di Kompleks Perumahan Eramas 2000 yang merupakan kawasan pemukiman padat penduduk.

Ketua RW 15, Bapak Ahmad Hidayat, menegaskan bahwa warga tidak menolak program pemerintah, melainkan meminta agar penempatan lokasi dapur dipertimbangkan kembali agar tidak menimbulkan persoalan baru di lingkungan.

​Kami mendukung programnya, tetapi kami berharap lokasi tidak berada di tengah pemukiman padat penduduk, ujarnya.

​Bentuk penyampaian aspirasi ini dilakukan secara damai, terbuka, dan konstitusional.

​Kami hanya ingin suara warga tersampaikan melalui penandatanganan petisi ini.

​Koordinator Bapak H. Rudi dan Bapak Fatulloh menambahkan bahwa hasil tanda tangan petisi akan diserahkan kepada instansi terkait sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.

​Aksi berlangsung secara tertib dan kondusif, kemudian ditutup dengan wawancara warga serta dokumentasi penandatanganan di spanduk petisi.

​Warga setempat berharap pemerintah dapat merespons aspirasi tersebut melalui komunikasi, kajian menyeluruh, serta musyawarah bersama demi tercapainya solusi bagi semua pihak.

(Sucipto)