Buseronlinenews

Wabup Taput Tinjau Gerakan Pangan Murah di Pasar Siborongborong, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Stabil

Siborongborong – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Siborongborong sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/3/2026) tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng. Didampingi unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, pimpinan perangkat daerah teknis, serta jajaran terkait.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasar,” ujar Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan.

Sementara itu, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.I.K. menegaskan bahwa pemerintah bersama Forkopimda secara rutin melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar.
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di tengah masyarakat.

“Pedagang boleh memperoleh keuntungan, namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Penimbunan barang tidak diperkenankan karena dapat merugikan masyarakat,” tegas Kapolres.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara SEY Pasaribu menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah di Pasar Siborongborong dilaksanakan selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari GPM yang sebelumnya telah digelar di Pasar Tarutung pada 3–4 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas pangan pokok dengan harga lebih terjangkau, antara lain beras sebanyak 6 ton, minyak goreng 2.000 liter, gula pasir 100 kilogram, tepung terigu 100 kilogram, serta telur sebanyak 200 papan.
Adapun harga komoditas yang dijual pada GPM yakni beras SPHP Rp56.500 per 5 kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp53.000 per papan, tepung terigu Rp14.000 per kilogram, serta gula pasir Rp18.000 per kilogram.

Selain meninjau pelaksanaan GPM, Wakil Bupati bersama Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah teknis juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang di Pasar Siborongborong untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta kelancaran distribusi menjelang Idul Fitri.

Dari hasil sidak tersebut, tim menemukan bahwa stok bahan pokok menjelang Idul Fitri masih dalam kondisi aman, sementara harga di pasaran juga terpantau relatif stabil.

(TOGAR)