Buseronlinenews

Viral di media sosial, Kepsek SDN 3 Karang Tawang dapat revitalisasi

Kuningan – Pelaksanaan program revitalisasi di satuan pendidikan di SDN 3 Karang Tawang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2026, mendapat proyek bantuan pemerintah tersebut tercatat memiliki nilai anggaran sebesar Rp849.583.067 dengan pelaksana P2SP dan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 1 Agustus hingga akhir November 2026.

Pekerjaan revitalisasi tersebut mencakup tujuh lokal bangunan, terdiri dari enam ruang kelas dan satu ruang kantor.

Seluruh lokal tersebut mendapatkan pekerjaan rehabilitasi.

Berdasarkan kondisi di lapangan, pekerjaan telah berlangsung sekitar satu bulan dan mulai memasuki pekerjaan konstruksi atap dengan menggunakan rangka baja ringan serta penutup atap multi roof.

Pada bagian kusen jendela, terlihat penggunaan material kayu.

Namun, pelaksanaan pekerjaan tersebut menyisakan sejumlah catatan yang perlu mendapat perhatian, terutama pada pekerjaan konstruksi atap.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ring balok yang menjadi bagian penting dalam sistem struktur bangunan tidak terlihat dikerjakan sebagai elemen penahan atau pengikat rangka baja ringan.

Kondisi tersebut perlu dipastikan kesesuaiannya dengan gambar kerja.

Sorotan tersebut juga tertuju pada material baja ringan yang digunakan.

Secara fisik, beberapa bagian rangka terlihat mudah mengalami perubahan bentuk.

Baja ringan tipis bisa diplintir kurang maksimal dengan tangan.

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa material yang digunakan memiliki ketebalan relatif tipis, bahkan disebut di bawah 0,75 mm.

Dalam pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran negara, kualitas material tidak hanya dilihat dari bentuk maupun nama material.

Jenis profil, ketebalan, mutu, volume, serta metode pemasangan harus mengacu pada spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan.

Ketidaksesuaian antara material yang terpasang dengan spesifikasi yang ditetapkan dapat berdampak terhadap kualitas dan ketahanan bangunan.

Dengan anggaran sebesar Rp849.583.067 merupakan uang negara yang penggunaannya harus dipertanggungjawabkan.

Terlebih bangunan tersebut nantinya digunakan sebagai sarana pendidikan bagi siswa, sehingga aspek keselamatan, kekuatan, dan kualitas konstruksi tidak boleh dikorbankan demi mengejar penyelesaian pekerjaan.

Media Buser Investigasi akan terus memantau pelaksanaan revitalisasi SDN 3 Karang Tawang hingga pekerjaan selesai dan berpegang pada fakta di lapangan.

Nemuin mandor bangunan umur 60 tahun, ketika ditanya di musala, dari mana Pak, dari Pasapen.

Bukan orang Karang Tawang berarti.

Pembangunan diduga disub atau diborongkan ke pihak ketiga.

APH segera turun tangan karena sekolah ini banyak penyimpangan.

Aw. Al. DeDe.