Buseronlinenews.com – Ledakan dulu baru menyusul kobaran api dari lambung kapal motor yang meledak di dermaga nelayan,” ungkap Sukiman, A.Md., Kades Suka Bangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Di hari Sabtu, 2 Mei 2026 malam hari, warga desa Suka Bangun Dalam dikejutkan ledakan keras yang disusul kobaran api yang berasal dari lambung kapal motor Lautan Anugerah 01 yang masih tertambat di dermaga nelayan.
Peristiwa nahas itu menyebabkan 2 orang korban jiwa, 2 orang alami korban luka bakar berat, dan 1 orang korban luka bakar ringan.
Awak media kemarin hari Minggu (7/5) di kediaman Kades Suka Bangun Dalam, Sukiman, A.Md., di jalan Hayam Wuruk, desa Suka Bangun Dalam, mengkonfirmasi kronologis ledakan dan terbakarnya kapal motor Lautan Anugerah 01 yang saat ini lambung kapal masih ada di sekitar lokasi dermaga nelayan.

Disinggung kelayakan dermaga nelayan untuk bongkar muat barang, Kades Sukiman, A.Md. (30), kepada awak media menyampaikan bahwa dermaga itu hanya diperuntukkan untuk mendukung aktivitas nelayan dan belum ada izin status dermaganya.
Awak media juga menanyakan ke Kades Sukiman terkait kronologis insiden nahas ledakan dan kebakaran kapal motor Lautan Anugerah 01 di hari Sabtu, 2 Mei 2026.
Kades Sukiman menuturkan bahwa pihak korban dari insiden nahas ini adalah warga desanya.
”Saat kejadian ledakan saat itu saya tidak ada di desa, namun di hari Minggu saat menjenguk Pak Ishaq di UGD sebelum dirujuk ke Pontianak, kami sempat bertatap muka dan berkomunikasi langsung. Saat itu kondisi Pak Ishaq bisa duduk dan agak mendingan daripada kondisi Pak Ali dan Pak Rapudin yang juga korban ledakan tersebut.
Ketika ditanya penyebab ledakan, Pak Ishaq menyampaikan kepada saya bahwa tangki baby tank (kempu) berisi BBM Pertamax bocor dan pompa air (pompa Robin) di dalam kapal tidak bisa hidup. Setelah diperbaiki mesin Robin hidup, kemungkinan dari percikan api knalpot mesin Robin itu awal dari ledakan dan kebakaran,” papar Kades Sukiman.
Saya dan pemerintah desa Suka Bangun Dalam beserta warga turut berduka cita yang mendalam dan prihatin dengan pihak korban dan keluarga korban.
”Melalui pemberitaan ini kami sampaikan agar pihak PT. KAN yang diduga sebagai pemilik barang muatan di kapal yang terbakar tersebut dan Dody yang diduga sebagai vendor di pekerjaan angkutan barang kapal yang terbakar ini agar kiranya peduli, prihatin, mengamati, dan bertanggung jawab atas nasib korban dan nasib keluarga korban yang meninggal dunia.
Sampai saat ini pihak korban dan ahli waris korban belum menerima pertanggungjawaban yang layak mereka terima.
Termasuk pertanggungjawaban kepada masyarakat yang terkena dampak akibat ledakan dan terbakarnya kapal nahas tersebut, perlu diamati kondisi pihak korban dan bertanggung jawablah,” harap Kades Sukiman.
Sementara ini pantauan awak media, Mat Kuraidi, warga desa Tanjung Satai, dusun Tanjung Harapan, kecamatan Pulau Maya, kabupaten Kayong Utara (Kalimantan Barat) selaku pemilik kapal motor Lautan Anugerah 01 sudah memberikan klarifikasinya atas undangan pihak Polres Ketapang untuk wawancara klarifikasi.
(Boen)







