Buseronlinenews

Solidaritas di Tengah Bencana, Pemkab Humbang Hasundutan Bantu Warga Terdampak Puting Beliung di Nagasaribu II

Doloksanggul – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) bergerak cepat menyalurkan bantuan permakanan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Nagasaribu II, Kecamatan Lintongnihuta, Jumat (27/02/2026).

Bencana yang terjadi pada Rabu (25/02/2026) tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga mengalami kerusakan. Dua keluarga yang terdampak masing-masing adalah keluarga Frekdi Sihombing dan keluarga Jonson Sinaga.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Marusaha Nababan, bersama jajaran Dinas Sosial, Camat Lintongnihuta Ronald Nababan, serta Kepala Desa Nagasaribu II.

Kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Marusaha Nababan menyampaikan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar korban dapat terpenuhi pascabencana. Ia juga memberikan semangat kepada keluarga terdampak agar tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan.

“Kami berharap keluarga yang terdampak tetap kuat dan tidak larut dalam kesedihan. Semoga situasi segera pulih dan aktivitas dapat kembali berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Pemberdayaan dan Bantuan Sosial, Ober Lampos Marganda Munthe, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan dari masyarakat, Pemkab Humbahas langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus menyerahkan bantuan.

Selain memberikan bantuan, pemerintah bersama masyarakat setempat juga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang rusak sebagai langkah awal pemulihan.

Pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Mereka berharap bencana serupa tidak kembali terjadi di Desa Nagasaribu II maupun di wilayah Humbang Hasundutan.

Solidaritas dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong di tengah ujian yang dihadapi.

(TOGAR)