Sinergi Pusat dan Daerah, Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba Dibahas di Jakarta.
JAKARTA – buseronlaine news .
Komitmen memperkuat sektor pertanian nasional berbasis teknologi semakin nyata. Oloan Paniaran Nababan, Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta,
Senin (2/3/2026), guna membahas percepatan pengembangan pertanian modern di kawasan Danau Toba.
Pertemuan tersebut menitikberatkan pada penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta daya saing hasil pertanian. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci dalam menjawab tantangan pertanian ke depan, terutama di wilayah Sumatera Utara yang memiliki potensi lahan dan komoditas unggulan.
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa transformasi menuju pertanian modern tidak dapat ditunda. Menurutnya, integrasi teknologi AI harus menjadi bagian utama dalam sistem pertanian, mulai dari perencanaan tanam, pemantauan cuaca dan tanah, hingga distribusi hasil panen.
“Ke depan, pertanian harus berbasis data dan teknologi. Dengan AI, produktivitas meningkat, efisiensi terjaga, dan nilai tambah produk dapat dimaksimalkan,” tegasnya.
Selain pertanian, pembahasan juga mencakup penguatan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba sebagai destinasi unggulan nasional. Sinergi antara pertanian, teknologi, dan pariwisata diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Bupati Oloan Paniaran Nababan menyampaikan apresiasi atas arahan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan untuk menjadi bagian dari transformasi pertanian berbasis teknologi.
“Kami sangat mendukung program pertanian berbasis AI dan berharap adanya pendampingan dari pemerintah pusat, agar implementasinya dapat berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan petani,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, dengan tujuan menjadikan kawasan Danau Toba tidak hanya sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga sebagai model pengembangan pertanian modern berbasis teknologi untuk peningkatan Produktipitas.
(TOGAR)







