BuseronlineNews.com | Kudus, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, ST, MM, menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu kepemimpinan di satuan pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (Diklat BCKS).
Kegiatan strategis tersebut secara resmi dipusatkan di kawasan Menawan. Agenda ini dirancang guna menyiapkan figur kepemimpinan sekolah yang tangguh, adaptif, serta responsif terhadap dinamika perkembangan dunia pendidikan saat ini.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (9/10/2026) usai acara pembukaan, Anggun menjelaskan latar belakang krusial dari penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi terbaru pemerintah pusat.
Menurut Anggun, pelaksanaan Diklat BCKS ini merupakan amanat langsung dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025. Aturan anyar ini mengatur tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
Regulasi tersebut resmi menggantikan aturan terdahulu, yakni Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021. Dengan berlakunya aturan baru ini, mekanisme penyiapan serta pemantapan kualifikasi kepala sekolah mengalami penyesuaian yang lebih responsif.
Guna memastikan kualitas pelaksanaan diklat berjalan optimal, Disdikpora Kabupaten Kudus tidak bergerak sendiri. Pihaknya menjalin sinergi erat dengan instansi pembina di tingkat provinsi maupun nasional.

Dalam pelaksanaannya, Disdikpora Kabupaten Kudus menggandeng Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah. Kerjasama ini bertujuan untuk menjaga mutu materi serta proses pelatihan agar sesuai standar nasional.
Tak hanya itu, Disdikpora Kudus juga berkolaborasi langsung dengan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK). Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menghadirkan penguatan kapasitas yang komprehensif.
Anggun memaparkan bahwa program pengembangan ini menyasar sebanyak 161 peserta yang merupakan kepala sekolah periodesasi atau pejabat yang telah aktif menjabat. Seluruh peserta dipetakan untuk mengikuti rangkaian pembekalan secara bertahap.
Dari total 161 peserta tersebut, komposisinya terdiri atas 142 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 19 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Kudus. Mereka bakal digembleng melalui tiga gelombang pelaksanaan.
Untuk gelombang pertama, kegiatan telah resmi dibuka dan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 Oktober 2026. Sebanyak 41 peserta dari jenjang SD dan SMP menjadi angkatan pembuka yang memulai masa pelatihan di Menawan.
Sementara itu, gelombang kedua akan dilanjutkan pada 24 Oktober hingga 1 November 2026, lalu ditutup oleh gelombang ketiga yang diselenggarakan pada 7 hingga 16 November 2026 mendatang.
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta dibekali berbagai materi kepemimpinan, manajemen sekolah, hingga strategi pengembangan mutu pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan satuan pendidikan masing-masing.
Anggun berharap muatan materi selama diklat mampu memberikan wawasan baru bagi para kepala sekolah. Hal ini penting agar mereka melahirkan inovasi nyata demi mempercepat kemajuan serta peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kudus. ( JIMMY )







