CIANJUR – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cianjur menggelar acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, kaum jompo, serta bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Tumaritis, Cianjur, pada Jumat sore ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial pengurus partai di awal periode kepengurusan yang baru.
Ketua DPD PSI Kabupaten Cianjur, Anggarda Giri Rajati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program perdana yang sengaja digelar untuk mengawali periode kepemimpinannya.
Ia menegaskan bahwa aksi sosial tersebut tidak hanya sekadar acara seremonial partai, tetapi lebih kepada bentuk ibadah dan penguatan tali persaudaraan di bulan yang penuh berkah.
“Alhamdulillah, ini adalah acara pertama kita sebagai partai di periode yang baru. Kebetulan momentumnya tepat di bulan Ramadan, jadi kami kemas sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan juga sebagai ibadah,” ujar Anggarda kepada awak media di sela-sela acara.
Secara rinci, Anggarda menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan santunan dan paket sembako kepada dua kategori penerima. Untuk anak yatim binaan, terdapat 33 orang yang mendapatkan santunan, sementara untuk kaum jompo dan penerima bantuan sosial lainnya berjumlah 32 orang.

“Jadi total keseluruhan ada 65 penerima manfaat hari ini. Ini adalah agenda tahunan yang memang biasa kami lakukan, dan di periode baru ini kami kemas sebagai bagian dari bakti sosial kepada masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anggarda memaparkan komitmennya untuk membenahi organisasi partai hingga ke akar rumput. Ia mengakui bahwa dalam 10 tahun terakhir, eksistensi dan struktur organisasi partainya di tingkat masyarakat masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, di periode kepengurusan yang baru, ia menekankan pentingnya struktur yang terjaga hingga ke tingkat desa sebagai bentuk keseriusan partai.
“Saya punya komitmen, di kepengurusan saya yang baru ini, struktur di bawah harus benar-benar ada dan aktif. Bukan hanya sekadar nama untuk keperluan verifikasi politik. Saya ingin partai ini hadir secara nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.
Untuk membuktikan keseriusannya, Anggarda mengaku selama dua bulan terakhir telah keliling ke 18 kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Dengan jumlah desa mencapai 224, ia menyambangi langsung struktur partai hingga ke tingkat bawah tanpa banyak publikasi.
Menariknya, dalam lawatannya tersebut, ia mengemudikan kendaraannya sendiri untuk memastikan bahwa ia dapat bertemu langsung dengan kader tanpa perantara.
“Barangkali kalau saya punya kepentingan pribadi, mungkin saya akan sibuk cari nama atau cari kantor menjelang verifikasi. Tapi kami buktikan dengan keliling langsung, menyambangi teman-teman di 18 kecamatan yang sudah rampung. Bahkan saya nyopir sendiri, dan alhamdulillah respons masyarakat sangat baik,” pungkasnya.
Acara buka puasa bersama pun berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat berbagi yang menjadi inti dari ibadah di bulan suci Ramadan.
Oding/ASNajib







