Buseronlinenews

Sedekah Bumi, Tradisi Syukur Kepada Alam di Desa Karangwono

PATI – Sedekah bumi merupakan salah satu bentuk ritual tradisional masyarakat di pulau Jawa yang sudah berlangsung turun temurun dari nenek moyang orang Jawa terdahulu yang masih di lestarikan oleh masyarakat Desa Karangwono Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.

Acara ini digelar setiap tahun sebagai bentuk wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon keselamatan, atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang melimpah, dan menjaga hubungan baik dengan alam.

Bukan hanya sekedar ritual, sedekah bumi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar masyarakat dan menjaga kelestarian adat budaya setempat.

Kepala Desa Karangwono Slamet dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (25/4/2026) Desa Karangwono mengelar acara sedekah bumi yang di laksanakan di bulan Apit, dengan acara arak-arakan yang diikuti tokoh lembaga, RT, RW, BPD dan murid sekolah dari SD 01, SD 02.

Sebanyak sembilan gunungan di arak berkeliling star dari balai Desa Karangwono muter desa dan finish di punden Mbah Tumbu, dilanjutkan kenduri atau bancakan dan pertunjukan ketoprak siang malam sebagai wujud syukur dengan hasil bumi yang gemah ripah loh jinawe,” terang Slamet.

Ditambahkan Slamet, untuk gunungan yang diarak keliling, Desa Karangwono yang terdiri dari 4 RW, dan 24 RT, setiap RW ada yang membuat 1 ada juga yang 2 ditambah dari pemerintah desa 1 jadi total ada 9 gunungan.

Karena ini moment yang sakral terkait sedekah bumi, seluruh warga Karangwono antusias mendukung, menjalankan sedekah bumi ini,” ungkapnya.

Untuk kegiatan ini Desa Karangwono baru merintis, baru pemula diadakan arak-arakan ini. Baru sekali. Mudah-mudahan berlanjut untuk tahun berikutnya.

Harapannya ke depan sebagai pemerintah desa tetap saya ingin mempertahankan atau memajukkan lagi atau memeriahkan lagi terkait dengan arak-arakan atau gunungan itu karena kaitannya untuk rasa syukurnya bertambah supaya hasil buminya gemah ripah loh jinawe.

Semoga Desa Karangwono senatiasa di berkahi kesuburan tanah, kemakmuran, dan kehidupan yang harmonis,” pungkasnya.

(hr/Wgm).