BuseronlineNews.com // Bartim Kalteng – Acara Ritual Nahur Hajat 2025 dalam bahasa Dayak Ma’anyan adalah syukuran atas berdirinya Kabupaten Barito Timur, atas terbentuknya Kabupaten Barito Timur yang ke -23 Dengan usianya yang ke- 23 ini masyarakat bersyukur. Kamis 13/11/2025.
Bapak T. Badowo selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan,acara ini bisa terlaksana berkat dukungan dari pemerintah serta usulan dan permintaan masyarakat Bartim, sehingga acara ini dapat terlaksana.
Dalam acara pesta rakyat ini banyak kegiatan masyarakat berupa tarian Dadas dan wadian Bawo serta tari giring giring.
Kalau tarian Dadas dan Wdian Bawo itu merupakan Ritual yang bagian dari kegiatan dibalai. Jika tarian giring giring itu diberikan kepada warga masyarakat yang hadir untuk memenuhi rangkaian acara balai serta hiburan masyarakat.
Dan ada pula permainan Usik liau dan nyawung, itu merupakan kelengkapan acara Nahur Hajat dan Pesta rakyat. Semua kegiatan tersebut merupakan rangkaian pesta rakyat,dari Tanggal 7 – 16 Nopember 2025,” ucapnya.
Bapak T.Badowo menyampaikan kepada pemerintah Kab Bartim agar kiranya dapat mendukung kegiatan ini berdasarkan perjanjian dan kesepakatan para Pejuang Pendiri Kabupaten Bartim saat itu.” ucapnya.

Sementara Bapak Pj Sekda Bartim Bapak Misnohartaku yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati dikarenakan ada tugas luar yang harus datang tanpa diwakilkan tak bisa hadir dalam acara Nahur Hajat 2025 yang dilaksanakan, namun tidak mengurangi rasa hormat Bapak Pj musnohartaku meminta maaf.
Kegiatan seperti ini disambut baik,serta selaku pemerintah sangat mendukung meskipun kita mengetahui keterbatasan yang dialami berdasarkan instruksi dari pusat menyangkut efisiensi,” ucapnya.
Namun meskipun demikian pihaknya tetap mendukung guna mengembangkan potensi daerah melalui adat dan Budaya Dayak Ma’anyan yang kita miliki untuk dapat kita kembangkan melalui Budaya dan Pariwisata, yang dapat kita sinergikan dengan Program Dinas Pariwisata,” ucapnya.
Sementara Damang Kepala Adat Paju X yaitu Bapak Elitson berharap kepada Pemerintah agar kegiatan seperti Nahur Hajat dan Pesta Rakyat ini dapat kita laksanakan kegiatannya setiap Tahun dengan systim bergantian disetiap Kecamatan, dan harapan tersebut nantinya akan diselaraskan dengan agenda Kabupaten.” tutupnya.
(Binaria)







