Dunia pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara kembali menjadi sorotan. Proyek revitalisasi SD Negeri 173284 yang bersumber dari Dana Kementerian Tahun Anggaran 2025 dengan pagu anggaran Rp694.626.108, diinformasikan belum rampung dikerjakan hingga saat ini.
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, tim media turun langsung ke lokasi sekolah guna melihat kondisi fisik bangunan. Namun, saat awak media bermaksud melakukan konfirmasi, Kepala Sekolah SD 173284 tidak berhasil ditemui di tempat.
Sejumlah guru yang berada di kantor sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang mengikuti kegiatan melalui aplikasi Zoom sehingga belum bisa diganggu. Setelah menunggu sekitar satu jam, kepala sekolah tidak kunjung keluar, dan upaya guru lain untuk mengetuk pintu ruangannya pun tidak membuahkan jawaban.
Tak lama kemudian, seorang guru lainnya memberikan keterangan berbeda bahwa kepala sekolah tidak bisa ditemui karena sedang mengikuti perkuliahan. Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa pihak sekolah sengaja menghindari konfirmasi terkait proyek pembangunan tersebut.
Tindakan menutup diri ini dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana negara. Masyarakat berhak mengetahui progres pekerjaan dan kualitas bangunan yang berdampak langsung pada keselamatan siswa di sekolah.
Sementara itu, Betti Sitorus selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Tapanuli Utara belum memberikan jawaban resmi saat dimintai tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Masyarakat mendesak instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan agar proyek berjalan sesuai aturan.
(Togar)







