Buseronlinenews

Resmi Dibuka dengan Kirab Kebudayaan, Srikandi Fair Ramaikan Puncak Women’s Soccer Trilogy di Kudus

KUDUS – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Kudus berlangsung luar biasa meriah. Atmosfer gelora olahraga dan pesta rakyat menyatu dalam helatan Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino yang digelar di Supersoccer Arena, kompleks sarana olahraga milik Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Euforia puncak dari rangkaian agenda besar bertajuk “Women’s Soccer Trilogy” ini tidak hanya terbatas di dalam area lapangan pertandingan. Kegembiraan masyarakat meluas hingga ke Srikandi Fair yang bertempat di Lapangan Rendeng, tepat berada di seberang Supersoccer Arena.

Digelar bertepatan dengan momen bersejarah kemerdekaan pada Senin (17/8/2026), pembukaan Srikandi Fair diawali dengan parade kirab kebudayaan yang megah. Rombongan kirab bergerak penuh semangat menempuh rute dari Alun-alun Simpang 7 Kudus menuju Lapangan Rendeng.

Barisan kirab kebudayaan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton. Turut mendampingi, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin serta Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono.

Kemeriahan sepanjang rute kirab semakin terasa hidup dengan iringan musik energik dari grup marching band SMK Wisudha Karya. Ribuan warga tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan jajaran pejabat daerah dan pegiat olahraga berbaur bersama masyarakat.

Penyelenggaraan Srikandi Fair dirancang khusus untuk memperkuat dan meramaikan perhelatan Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino. Event olahraga internasional ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari penuh, yakni mulai 14 hingga 23 Agustus 2026.

Melalui perpaduan ajang olahraga dan bazar rakyat ini, para penggemar sepak bola tanah air, khususnya warga Kudus, diharapkan dapat tumbuh semakin mencintai olahraga si kulit bundar. Selain itu, event ini menjadi dorongan nyata dalam menggalang dukungan bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

Begitu memasuki area Srikandi Fair, pengunjung disambut dengan berbagai wahana dan instalasi menarik. Salah satu titik favorit masyarakat adalah replika raksasa trofi Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino yang menjadi latar foto megah para pengunjung.

Selain menyuguhkan visual yang ikonik, Srikandi Fair juga memanjakan lidah para pengunjung melalui sajian kuliner Nusantara. Terdapat tak kurang dari 35 booth UMKM lokal Kudus yang menjajakan beragam aneka makanan dan minuman menggugah selera.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, panitia menyediakan arena bermain ramah anak yang lengkap dan aman. Berbagai wahana hiburan klasik seperti bianglala dan komidi putar tampak ramai diantrei oleh anak-anak dan orang tua.

Srikandi Fair juga dilengkapi dengan panggung hiburan utama serta fasilitas layar monitor raksasa (big screen). Keberadaan layar lebar ini mengakomodasi masyarakat umum yang ingin merasakan sensasi nonton bareng (nobar) pertandingan Srikandi Merdeka Cup dari luar stadion.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang internasional ini. Menurutnya, keberadaan Srikandi Fair sukses mendongkrak antusiasme warga Kudus terhadap kiprah atlet sepak bola putri.

Sam’ani menegaskan bahwa penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup memberikan efek domino yang sangat positif bagi daerah. Salah satunya adalah memperkuat branding Kabupaten Kudus sebagai destinasi unggulan untuk berbagai perhelatan olahraga (sport tourism) dan kebudayaan.

“Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat bagi Kabupaten Kudus dengan terselenggaranya turnamen sepak bola putri level internasional yang disponsori Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Caffino. Acara ini semakin menguatkan citra Kudus sebagai destinasi sport tourism, mengangkat ekonomi kerakyatan serta mengangkat prestasi putri bangsa melalui olahraga sepak bola bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Sam’ani.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pihak penyelenggara serta apresiasi kepada masyarakat lokal. “Terima kasih kepada Djarum Foundation dan masyarakat Kudus yang antusias ikut serta menjadi tuan rumah yang baik, santun, dan ramah,” tambahnya.

Pandangan senada disampaikan oleh Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono. Ia mengungkapkan bahwa hangatnya sambutan masyarakat Kudus merupakan bukti nyata bahwa ekosistem sepak bola putri di kota ini sudah terbentuk dengan sangat kuat.

Teddy menjelaskan, dalam konsep Women’s Soccer Trilogy, para pesepak bola putri kini memiliki wadah pembinaan berjenjang dan berkelanjutan. Penjenjangan ini memiliki arah yang jelas, mulai dari kompetisi usia dini hingga bermuara pada tingkat tim nasional.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Kudus atas dukungan untuk ikut mengembangkan sepak bola putri. Terlebih saat ini ada dua atlet asal Kudus yang memperkuat Timnas Indonesia.

Sehingga menjadi hal yang membanggakan dan menjadi contoh pembinaan sepak bola putri yang diawali dari usia dini seperti MilkLife Soccer Challenge, Hydproplus Soccer League hingga level Timnas Putri U-16,” jelas Teddy.

Sebagai informasi, Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino mempertemukan delapan Timnas Putri U-16 dari tujuh negara. Turnamen bergengsi kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI ini juga didukung penuh oleh RANS Entertainment sebagai Broadcasting Partner.

Founder & CEO RANS Entertainment, Nagita Slavina, mengaku bangga dapat berkontribusi dalam memajukan sepak bola putri Indonesia. “Pastinya kami bangga bisa dilibatkan dan ikut serta menyemarakan Srikandi Merdeka Cup.

Buat aku pribadi, turnamen ini merupakan bentuk komitmen kita memberikan ruang dan kesempatan yang lebih besar buat para perempuan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi. Semoga lewat event ini, semakin banyak orang yang mengenal dan mendukung sepak bola putri Indonesia,” tutur Nagita.

(Jimmy)