Buseronlinenews

PUPR Kudus Mulai Bangun Drainase di Jalan Kudus-Kaliwungu, Atasi Genangan Air atau Banjir Sementara

KUDUS- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mulai melakukan pembangunan saluran drainase Jalan Kudus-Kaliwungu, tepatnya dari perempatan Jember ke barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo menjelaskan, pembangunan drainase Jalan Kudus-Kaliwungu ini akan dilakukan sepanjang 589 meter.

Untuk konstruksinya campuran, menggunakan u-ditch beton dan beton cor dengan tulangan serta backyard. Hingga Kamis, 28 Agustus 2025, Harry mengungkapkan bahwa progres pembangunan sudah berjalan 2,8 persen.

“Ada sebagian juga yang akan dibangun trotoar, sekitar 100 meter, kalau drainase 589 meter. Tujuannya demi keamanan pejalan kaki dan keindahan kota,” ungkap Harry saat melihat langsung progres pembangunan drainase pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Pihaknya melanjutkan, pekerjaan ini memiliki nilai kontrak senilai Rp 3,3 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemkab Kudus tahun anggaran 2025.

Harry menuturkan, pekerjaan drainase ini melanjutkan pembangunan serupa yang sudah dilakukan di ruas Jalan KH Asnawi atau perempatan Jember ke utara, dan Jalan Sunan Kudus atau perempatan Jember ke timur.

“Harapannya sesuai perintah Pak Bupati agar Dinas PUPR segera menuntaskan adanya genangan atau banjir sementara di perempatan Jember, baik itu ke arah barat atau arah Jepara maupun ke utara ke Gunung Muria,” ujar Harry.

Ia melanjutkan, kontrak pembangunan drainase telah dimulai pada 7 Agustus 2025. Waktu pelaksaan ditargetkan selesai selama 120 hari kalender dengan penyedia jasa atau kontraktor dari CV Cinta Damai.

Sekitar bulan November, lanjut Harry, diharapkan pekerjaan bisa selesai. Namun Dinas PUPR berharap, pihak kontraktor melakukan percepatan pekerjaan agar pembangunan drainase bisa selesai kurang dari 120 hari.

“Sehingga kekhawatiran masyarakat terhadap banjir yang biasanya di penghujung tahun sampai awal tahun baru, bisa tereduksi,” katanya.

Melalui pembangunan drainase ini, Dinas PUPR Kudus memperkirakan genangan air yang muncul di perempatan Jember saat musim penghujan, bisa tereduksi sekitar 15-20 persen.

Meski belum maksimal, upaya ini diharapkan bisa meminimalisir genangan air. Mengingat ruas Jalan Kudus-Kaliwungu sangat panjang dan nantinya akan dibangun drainase sepanjang jalan tersebut secara bertahap.

Setelah dari Jalan Kudus-Kaliwungu tahap pertama ini, Dinas PUPR Kudus juga akan membangun drainase di Jalan KH Subchan ZE atau perempatan Jember ke selatan.

Lebih lanjut, agar jalan tidak bergelombang setelah dibangun drainase di bawahnya, Dinas PUPR akan memasang inlet dengan baik.

Ke depan, bahu jalan juga akan dirapikan agar tidak ada rumput maupun tanaman liar yang tumbuh, sehingga tidak ada sampah yang menyumbat aliran air.

“Di sisi lain, kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar tidak membuang sampah di sepanjang jalan,” pesan Harry.

Masih kata Harry, ada sejumlah pembangunan drainase yang dilakukan Dinas PUPR Kudus pada tahun anggaran 2025 ini.

Selain ruas Jalan Kudus-Kaliwungu, juga ada di Jalan Subkhan ZE, Jalan Mlati-Gulang, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Pedawang-Dersalam dan semuanya merupakan proyek strategis daerah tahun 2025. ( JIMMY )…