Sukabumi-buseronlinenews.com, program revitalisasi pembangunan sekolah dasar negeri Gunung Sumbul desa Cijambe kecamatan Cikidang Diduga keras tidak sesuai dengan spesifikasi dan petunjuk teknis. Juga diduga kangkangi UU Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, (25/09/2025).
Pasalnya terlihat dari para pekerjanya yang tidak dilengkapi dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K-3), tampak terlihat jelas dari para pekerja yang tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), seperti helm, rompi dan sepatu but bahkan sarung tangan.
Padahal jelas tujuan utama K-3 adalah untuk mencegah kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja, yaitu untuk melindungi kesehatan dan keselamatan tenaga kerja, bahkan harus menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat menekan angka kecelakaan kerja,
Sementara dalam pelaksanaan teknis pekerjaan saja terkesan ada yang dilupakan, seperti yang terpantau kamera wartawan pada lokasi pekerjaan, tampak untuk pembuatan mortar yang tidak menggunakan mesin pengaduk (mixer molen), disini para pekerja pembuat mortar yang hanya dengan cara manual, tentu hal ini tidak akan membuat efektif dan efisien pekerjaan, sehingga dikhawatirkan bisa mempengaruhi dan mengurangi kualitas.
Kemudian ada juga keanehan dalam penggunaan bahan material, seperti pada pasangan batu bata yang tidak seluruhnya menggunakan bata merah, salah satunya adalah pembangunan tiga lokal WC sanitasi, yang terlihat pembangunan itu berbeda dengan pembangunan ruang kelas baru, karena untuk pembangunan RKB itu menggunakan bata merah, sementara berbeda dengan pembangunan WC ini yang hanya menggunakan bata Hebel.
Tentu hal ini harus terkonfirmasi dengan pihak pelaksana kegiatan pembangunan, namun sayang dilokasi kegiatan tidak ada satu orangpun dari Ketua, sekretaris ataupun bendahara (KSB) termasuk komite sekolah, kendati pelaksanaan pembangunan ini dengan skema swakelola.
Sementara tujuan dari program revitalisasi rehab hingga RKB untuk sekolah dasar dan menengah, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang aman, layak, dan bermutu, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.
Serta menjawab kesenjangan pendidikan agar semua anak memiliki kesempatan belajar yang sama, revitalisasi juga bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur, agar dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif, sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Sementara sampai berita ini ditayangkan, pihak KSB pembangunan revitalisasi SDN Gunung Sumbul belum dapat memberikan konfirmasinya.
(Tim)







