Buseronlinenews

PPK Ormawa HIMATIKA UMK Latih Pemuda Padurenan Kuasai Digital Marketing: Shopee hingga TikTok

Buseronlinenews.com-Pemuda Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, kini tak hanya terampil memproduksi bordir, tetapi juga siap memasarkan karyanya secara digital. Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Muria Kudus (UMK), mereka mendapatkan Pelatihan Digital Marketing yang digelar di Pojok Teknolitera, Minggu (21/9/2025).

Pelatihan ini mengajarkan peserta memanfaatkan platform populer seperti Shopee, TikTok, dan Canva. Materi yang diberikan mencakup strategi membuka toko online, membuat konten promosi kreatif, hingga mendesain media pemasaran yang menarik.

Produk inovatif hasil program magang sebelumnya, seperti case HP bordir, rompi multifungsi yang bisa dijadikan tas, hingga jam tangan bordir, menjadi fokus utama dalam strategi pemasaran digital ini. Dengan teknik pemasaran yang tepat, produk bordir khas Padurenan diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan dikenal secara nasional.

Salah satu peserta pelatihan, Khoirul Anwar, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha bordir di desanya.

“Pelatihan ini sangat berguna karena membuka wawasan kami tentang cara menjual produk bordir secara online. Kami jadi paham bagaimana memanfaatkan Shopee, TikTok, dan Canva untuk memperkenalkan produk kami agar lebih menarik dan menjangkau lebih banyak pembeli,” ujarnya.

Ketua Tim PPK Ormawa HIMATIKA UMK, Qorri’ Aina Putri, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan lanjutan dari program magang bordir yang telah selesai dilaksanakan sebelumnya.

“Kami tidak hanya ingin pemuda Padurenan memiliki keterampilan memproduksi bordir yang kreatif, tetapi juga mampu memasarkan produknya dengan strategi digital yang tepat sehingga lebih kompetitif di era modern,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, pemuda Desa Padurenan diharapkan siap bersaing di dunia bisnis digital, sekaligus mengangkat nama bordir Padurenan sebagai produk unggulan Kudus yang bernilai jual tinggi. (HUMAS-UMK)