CIANJUR – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur Periode 2026–2031 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Pacaniti Pendopo Cianjur, Jumat (25/9/2026). Pelantikan ini menandai babak baru pengelolaan zakat di Cianjur yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Acara tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Jawa Barat, Wakil Bupati Cianjur, perwakilan Kodim 0608, perwakilan Kapolres Cianjur, Ketua MUI Cianjur, dan Sekretaris MUI Cianjur. Hadir pula jajaran pengurus BAZNAS, tokoh agama, serta unsur masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur yang baru dilantik, Ustad Deni, menegaskan komitmennya mengusung prinsip “aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi, dan aman NKRI” dalam setiap langkah pengelolaan zakat.

“Aman syar’i artinya kita dibatasi oleh pagar syariat agama Islam. Aman regulasi, di situ ada undang-undang, peraturan menteri agama, perbup, dan lain sebagainya, tidak bisa keluar dari itu semua. Lalu aman administrasi, kita ingin pengelolaan zakat di Cianjur ini dimulai dari pendistribusian sampai pelaporan dan pertanggungjawaban kepada publik, terutama kepada Allah SWT. Yang selanjutnya aman NKRI, kita bangun sinergi dengan semua komponen masyarakat,” ujarnya.
Terkait target pencapaian, Ustad Deni menyebut pihaknya mengacu pada arahan BAZNAS Pusat. “Untuk Cianjur, insya Allah 21 miliar kita usahakan sekuat tenaga. Bagaimana caranya kita bangun trust atau kepercayaan publik, lalu kita menyusun konsolidasi internal, baik BAZNAS sendiri di kabupaten, kecamatan, desa, bahkan bila perlu tingkat DKM, RT/RW akan bersinergi semuanya,” jelasnya.
Ia juga memaparkan tiga sumber terbesar infak dan sedekah di Cianjur, yakni dari ASN, perusahaan-perusahaan yang ada di Cianjur, serta masyarakat luas.
Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar BAZNAS Kabupaten Cianjur semakin amanah, transparan, dan mampu memberdayakan masyarakat. “Zakat harus menjadi instrumen nyata dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Cianjur,” pesannya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan BAZNAS Cianjur dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah secara optimal demi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah.
(Oding/Jib)







