BuseronlineNews.com // 31 Mei 2026 – Dialog kebangsaan dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila diselenggarakan oleh Perkumpulan Intruktur Penggiat Jatidiri Bangsa ,(PIP JAT BANG) Digedung juang 45. Jl. Sultan Hasanudin No. 39 Tambum, Kabupaten Bekasi. (30 Mei 2026)
Acara ini mengusung tema Memfaktakan Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia dengan fokus utama menekankan pentingnya mengaplikasi kan nilai nilai Pancasila secara konkret dalam tindakan sehari hari,dialog tersebut menyoroti tantangan zaman generasi muda ditengahnya derasnya arus digitalisasi dan menuntut Pancasila agar benar benar hidup dalam setiap perilaku bermasyarakat.
Dialog kebangsaan menghadirkan narasumber dari unsur Kepolisian -TNI- Akademis-serta diikuti Mahasiswa dan Tokoh masyarakat.
Sementara itu Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., menegaskan bahwa implementasi Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari hari.
Kompol Wuryanti, S.H., M.H., menyampaikan juga Apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menjaga situasi kondusif diwilayah Tambun Selatan nilai nilai Pancasila sudah menjadi darah bagi anggota Polri,” katanya.
Dialog kebangsaan bertajuk Pancasila sebagai jatidiri Bangsa dan perekat persatuan di era digital.
Adapun sebagai moderator adalah Ipda Ni Wayan Mayasari, S.Pi.
Narasumber yakni: Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., Dr. Hj. Widiningsih, M.Pd., AKP Hari Santoso, S.H., M.Si., Danramil.01/Tambun CziSali.

Dr. Hj. Widiningsih, M.Pd., dalam pemaparannya menegaskan bahwa Pancasila harus kembali sebagai jati diri bangsa yang berpijak pada nilai keimanan dan kemanusiaan,tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari hari dengan mengunjungi nilai kemanusiaan dan kesadaran
Kita harus ingat bahwa setiap tindakan dilihat oleh Allah.SWT.nilai nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari kita tidak boleh menyakiti sesama manusia berpedoman pada keimanan serta kemanusiaan yang adil dan beradab.
AKP.Hari Santoso.SH.M.Si. mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat.
Senada dengan Danramil.01/Tambun Czisali menilai penerapan nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai benteng utama untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda.
Akhir penutup dialog kebangsaan panitia juga menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu.acara kemudian ditutup dengan pertunjukan pencak silat dari sejumlah padepokan serta penampilan group music SOSIAL BANDIT dengan lagu-lagu bertema Nasionalisme.
Sucipto







