Bantan – Pemerintah Desa Bantan sari, Kecamatan Bantan , Kabupaten Bengkalis,Sukses menggelar apel bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT-RI) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat di SMPN 6 Bantan JL Damai Desa Bantan sari, Kegiatan ini diikuti seluruh staff dan perangkat desa, Putra Putri pelajar SMPN 6 , Madrasah, SDN ,PAUD yang ada di desa tersebut, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, Ketua TP-PKK dan anggota, RTRW se-Desa, Bantan sari,Bumdesa karang taruna dan berbagai elemen warga masyarakat yang hadir dengan penuh antusiasme.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Bantan sari Gunondo, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Maupur Khasbullah dipercaya sebagai Komandan Upacara dengan pasukan paskibra berjumlah 13 orang sementara pengibar bendera merah putih ditugaskan kepada Reski Harianto, Razik, dan sarah sebagai pembawa baki. mereka merupakan Siswa-siswi SMPN 6 terbaik generasi muda desa setempat.
Dalam amanatnya, Gunondo membacakan pidato Bupati Bengkalis yang menekankan bahwa momentum kemerdekaan bukan sekadar simbol, melainkan harus diisi dengan kerja nyata. Menurutnya, pemerintah pusat telah meluncurkan berbagai program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Salah satu program unggulan yang disorot adalah Merdeka Gizi, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat. Program ini resmi berjalan sejak Juni 2025 dengan jumlah penerima manfaat mencapai 5,5 juta orang.
Penerima manfaat tersebut meliputi balita, pelajar, hingga ibu hamil. Program ini didukung lebih dari 2.100 fasilitas layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
Pemerintah menargetkan cakupan Merdeka Gizi dapat diperluas hingga 17 juta penerima manfaat pada akhir 2025. Langkah ini dinilai penting dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
Selain itu, pemerintah juga menjalankan Merdeka Akses Kesehatan. Program ini menyediakan layanan cek kesehatan gratis dan sudah diluncurkan sejak Februari 2025. Hingga 25 Juli 2025, sebanyak 12 juta warga dari 38 provinsi telah menerima layanan tersebut.
Ke depan, target program Merdeka Akses Kesehatan akan menjangkau 53,8 juta masyarakat, termasuk pelajar dan santri di lebih dari 2.000 satuan pendidikan di Indonesia. Program ini diharapkan mampu memperluas akses kesehatan berkualitas bagi seluruh rakyat.
Tak hanya fokus pada gizi dan kesehatan, pemerintah juga memperkuat sektor pendidikan dengan menghadirkan Merdeka Pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Sekolah ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tidak tertinggal pendidikan.
Hingga Juli 2025, tercatat 63 lokasi Sekolah Rakyat telah beroperasi dan siap menerima siswa baru. Tambahan 37 lokasi lainnya ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025, sehingga total 100 titik Sekolah Rakyat dapat melayani puluhan ribu anak bangsa.
Peringatan HUT RI ke-80 di Desa Bantan sari ini menjadi momen penting untuk mengingatkan seluruh warga bahwa kemerdekaan sejati harus diisi dengan persatuan, kerja keras, dan dedikasi untuk rakyat.
PJ Kades Gunondo berharap semangat kemerdekaan terus menjadi motivasi bagi masyarakat desa dalam membangun kehidupan yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.Setelah acara selesai ditutup dengan Do’a dilanjutkan dengan penampilan permainan rakyat, dan tarian kreasi seta permainan anak anak -Dewasa dan hiburan lainya.
Liputan wintoro.







