Buseronlinenews

Peringati Hari Tani ke-65, Bupati Cianjur Soroti Peningkatan Lahan dan Dorong Peran Pemuda

CIANJUR – Peringatan Hari Tani Nasional ke-65 di Kabupaten Cianjur diwarnai dengan optimisme dan sejumlah langkah strategis. Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar pertanian di daerahnya semakin maju dan membawa kesejahteraan.

“Memperingati Hari Tani yang ke-65, dari kami semua berharap pertanian di Kabupaten Cianjur itu bisa semakin maju, bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat Cianjur,” ujar Bupati Wahyu.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda. “Kita mendorong anak-anak muda untuk bangga dan mendukung pertanian di Kabupaten Cianjur,” tambahnya.

Secara khusus, Bupati memaparkan capaian positif di bidang perluasan lahan. Ia mengungkapkan terjadi penambahan luas lahan untuk padi menjadi 66.000 hektar. “Sekarang dengan penambahan, jadi berapa pak sekarang untuk lahan padi 66.000 hektar. Ada peningkatan seluruh, bukan hanya padi saja, 70 persen untuk padi dan non padi,” jelasnya.

Menanggapi keluhan dari petani, terutama di wilayah Cianjur Selatan, mengenai kelangkaan pupuk bersubsidi, Bupati melakukan klarifikasi. Menurutnya, masalah utama terletak pada sosialisasi.

“Memang kita mendapatkan ada keluhan masalah pupuk, terutama untuk daerah Cianjur Selatan. Tapi setelah kita telusuri, ternyata memang kekurangan mengenai sosialisasi,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat sosialisasi karena kuota pupuk subsidi masih sangat terbuka. “Penyerapan pupuk subsidi kita itu masih terbuka peluang masih besar, karena sampai saat ini masih 56%. Jadi masih ada sekitar 44% lagi dan ini kita akan dorong para petani agar segera menyerap,” paparnya.

Mengenai isu alih fungsi lahan sawah untuk perumahan, Bupati Wahyu memberikan penegasan. “Kalau untuk di Kabupaten Cianjur untuk pemerintahan yang sekarang, tidak ada alih fungsi lahan untuk sawah. Justru kita membuka cetak lahan baru dan lahan-lahan yang terlantar kita alihfungsikan menjadi lahan produktif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para petani untuk lebih selektif. “Para petani itu harus selektif, pupuk subsidi harus didapatkan dari kios-kios yang memang resmi,” pesannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Kapolres Cianjur, sejumlah Kepala Dinas terkait, Camat Pacet dan Kepala Desa se-Kecamatan Pacet, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian Cianjur yang lebih tangguh.

HDS/Najib