Buseronlinenews

Peresmian Dan Launching SPPG Nurul Mushthofa Kedungwaru Kidul 2

Demak – Telah di resmikan lagi SPPG di wilayah Kecamatan Karanganyar sekaligus launching dapur baru, tepatnya di Desa Kedungwaru Kidul Karanganyar Demak, pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam kesempatan itu, hadir Bapak Camat Karanganyar Bp. Ungguh Prakoso, STP, M.Si, Sekaligus di daulat memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan pembukaan dapur tersebut. Selain Camat Karanganyar, hadir juga jajaran Forkopimcam Karanganyar antara lain Kapolsek Bp. AKP Saifudin, SH, Danramil 08 Karanganyar Bp. Kapten Arh Jalalul Hadi, Perwakilan Puskesmas Karanganyar 2, Kepala Desa Kedungwaru Kidul Bp. Mujiono, S.Ip. Dan hadir perwakilan Yayasan / Mitra, serta relawan dari SPPG Nurul Mushthofa Kedungwaru Kidul.

Dalam sambutannya, bapak camat mengatakan ” Selamat kepada SPPG Kedungwaru Kidul 2 yang telah mulai beroperasi dalam mensukseskan program Presiden Indonesia Bp. H. Prabowo Subiyanto yaitu program MBG di wilayah Kecamatan Karanganyar”. Jelasnya.
Beliau menambahkan ” Jangan ada lagi stunting di Kabupaten Demak, dan beliau bersyukur bahwa Kecamatan Karanganyar merupakan paling rendah stunting di Kab Demak ” tambahnya.

Beliau berharap mulai persiapan, pemrosesan dan seterusnya usahakan melibatkan UMKM di Kecamatan Karanganyar dan juga melibatkan langsung dari petani sekitar.

Begitu juga dengan Kepala Desa Kedungwaru Kidul Bp. Mujiono, S. Ip, dalam sambutannya berharap
melibatkan relawan dari warga lokal, dan bisa bersinergi dengan program nasional Lainnya seperti Koperasi Merah Putih, serta selalu bermanfaat untuk orang lain. Sehingga dengan sinergisitas antara SPPG dengan pemerintahan desa, roda ekonomi dapat berjalan dengan baik.

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam penanggulangan stunting.

Beliau juga menekankan bahwa keberadaan dapur makan bergizi gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menekan angka stunting di wilayah Karanganyar. Pemenuhan gizi yang baik, menurutnya, merupakan kunci untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

“Pengecekan dan monitoring dilakukan agar jika ada kekurangan dalam operasional, dapat segera dibantu dan diperbaiki. SPPG ini harus beroperasi dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya

Dengan beroperasinya dapur SPPG Nurul Mushthofa ini, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Demak terutama Karanganyar ini, semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Mahfud