Buseronlinenews.com – Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, serta anak usia sekolah.
Kegiatan peresmian SPPG Desa Citaringgul berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader posyandu, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat yang mendukung program peningkatan gizi di wilayah tersebut, Senin, 11/5/26, pukul 08.30 WIB.
Perwakilan dari Pemerintah Desa Citaringgul menyampaikan bahwa keberadaan SPPG diharapkan menjadi pusat pelayanan dan edukasi gizi bagi masyarakat.
Menurutnya, persoalan gizi masih menjadi perhatian serius yang membutuhkan kolaborasi semua pihak agar tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Pembukaan SPPG ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesehatan masyarakat.
Kami berharap fasilitas ini dapat membantu menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pola makan sehat dan bergizi, ujarnya.

Selain memberikan pelayanan konsultasi gizi, SPPG Desa Citaringgul juga akan menjalankan berbagai program edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pendampingan kepada keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang.
Para kader kesehatan dan tenaga pendamping nantinya akan aktif turun langsung ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya asupan nutrisi, hingga pencegahan stunting sejak dini.
Warga Desa Citaringgul menyambut baik hadirnya fasilitas tersebut.
Mereka menilai keberadaan SPPG dapat menjadi solusi dan sarana edukasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan terkait kesehatan dan pemenuhan gizi anak.
Dengan diresmikannya SPPG Desa Citaringgul, pemerintah desa berharap program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal serta menjadi contoh positif dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Direktur Operasional SPPG Citaringgul, H. Subawanto, S.H., merinci target penyaluran program.
Untuk tahap awal penerima manfaat sebanyak 1.800 warga kategori miskin.
Jumlah itu akan kami tambah 500, jadi total 2.300 penerima per hari, kata Subawanto saat ditemui usai peresmian, Senin, 11/5/2026.
Sasaran utama program adalah siswa dari 5 SD dan 1 SMK di wilayah Desa Citaringgul.
Total ada 12 rombel belajar karena tiap kelas ada A dan B.
Semua kami layani, ujarnya.
Subawanto menambahkan, SPPG saat ini digerakkan 42 relawan dan akan ditambah menjadi 47 orang.
90 persen relawan adalah warga sekitar, khususnya RT 01 dan RT 02.
Kami latih bertahap biar kerja dapur rapi dan nggak keteteran, jelasnya.
Terkait legalitas, dapur SPPG sedang memproses sertifikat halal dan HACCP.
HACCP prosesnya lebih cepat.
Target kami sebulan rampung agar penyaluran lancar, ucapnya.
Untuk distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau mobil, pihaknya menyiapkan gerobak.
Mobil dapur kami hanya sampai jalan utama.
Ke dalam gang kami kerja sama dengan pihak sekolah dan relawan, tutup Subawanto.
(Zak)







