Buseronlinenews

Pemdes Pasiran Dorong Lahirnya Pemuda Tangguh: Pelatihan Karang Taruna 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Generasi Desa

Bantan – Pemerintah Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan generasi muda. Pada Kamis, 4 Desember 2025, Pemdes Pasiran menyelenggarakan Pelatihan Penunjang Peningkatan Peran Karang Taruna yang bertempat di Aula Gedung Pertemuan Desa Pasiran, Jalan Abu Bakar, Dusun Imam Bulqin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pemuda desa agar mampu berperan aktif dalam pembangunan sosial, kemasyarakatan, dan ekonomi kreatif. Pelatihan tersebut terselenggara melalui Dana BKK Bermasa Tahun 2024 TA 2025, yang memang diprioritaskan untuk pemberdayaan dan penguatan lembaga sosial desa.

Acara ini dihadiri oleh para tokoh penting desa, termasuk PJ Kepala Desa Pasiran Arif Efendi, S.STP, M.A.P, yang diwakili oleh Kasi Pelayanan Khairul Aman. Turut hadir juga Ketua Karang Taruna Desa Pasiran Nur Fadilah, serta Muhammad Zahari sebagai narasumber dari Karang Taruna Kecamatan Bantan.

Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang disiapkan untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan manajerial, hingga pemahaman tentang peran strategis Karang Taruna di tengah masyarakat modern.

Dalam sambutannya mewakili pemerintah desa, Kasi Pelayanan Khairul Aman menegaskan bahwa Karang Taruna adalah aset berharga yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, pemuda memiliki energi besar untuk membangun desa bila dibekali kemampuan yang tepat.

“Karang Taruna merupakan aset penting desa dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, produktif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” ujar Khairul Aman. Ia berharap pelatihan ini mampu menjadi titik awal peningkatan kapasitas pemuda secara lebih terarah.

Khairul juga berpesan agar seluruh peserta terus mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, dan meningkatkan keberanian untuk tampil sebagai penggerak kegiatan positif di lingkungan desa. Kolaborasi dengan pemerintah desa, menurutnya, akan menjadi kekuatan besar dalam melahirkan perubahan nyata.

Di sisi lain, narasumber Muhammad Zahari memaparkan berbagai strategi penguatan peran Karang Taruna di era digital. Ia menekankan pentingnya inovasi, adaptasi teknologi, serta kemampuan membaca kebutuhan masyarakat agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran.

Ketua Karang Taruna Desa Pasiran, Nur Fadilah, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah desa atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menilai kegiatan pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menghidupkan kembali peran aktif pemuda dalam organisasi.

Pelatihan berjalan kondusif disertai sesi diskusi dan tanya jawab yang membuat suasana semakin interaktif. Para peserta saling berbagi pengalaman dan ide untuk memperkuat program-program kepemudaan di Pasiran.

Peserta yang hadir mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, terutama terkait kepemimpinan, manajemen organisasi, dan perencanaan kegiatan sosial. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar kapasitas pemuda semakin berkembang.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menegaskan komitmen untuk menjadikan Karang Taruna Desa Pasiran sebagai organisasi yang lebih aktif, produktif, dan mampu menciptakan program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui pelatihan ini, pemerintah desa berharap Karang Taruna dapat menjadi motor penggerak perkembangan desa—mulai dari bidang sosial, olahraga, lingkungan, hingga ekonomi kreatif.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Desa Pasiran optimis bahwa generasi mudanya akan semakin siap menghadapi tantangan zaman dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. 

Liputan wintoro