Buseronlinenews

Pemdes Bantan Tengah Gelar Empat Kegiatan Besar Peringati Hari Anak Sedunia 2025, Ribuan Warga Antusias

Bantan – Pemerintah Desa (Pemdes) Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, menggelar empat kegiatan besar dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia 2025. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan sepanjang 20–29 November 2025 dengan dukungan pendanaan dari Dana Bantuan Keuangan Khusus Bengkalis BERMASA.

Kegiatan dimulai pada 20 November 2025 dengan sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Acara yang digelar di gedung serbaguna desa ini menghadirkan Camat Bantan, Rafli Kurniawan, sebagai narasumber utama.

Dalam penyampaiannya, Camat Bantan Rafly Kurniawan S,.IP,.M,SI.menekankan pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam menegakkan regulasi desa terkait perlindungan perempuan dan anak.

Dua hari berikutnya, 22 November 2025, Pemdes Bantan Tengah kembali menggelar kegiatan lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD dan TK se-desa. Lomba yang dipusatkan di gedung serbaguna desa ini diikuti 38 peserta dari tingkat TK dan 35 peserta dari PAUD.

Suasana lomba mewarnai berlangsung meriah dengan penuh antusias. Anak-anak tampak bersemangat menunjukkan kreativitasnya, sementara para orang tua dan guru pendamping turut memberikan dukungan penuh.

Pada Minggu pagi, 23 November 2025, Pemdes menggerakkan ratusan warga melalui kegiatan jalan santai dan senam sehat. Start kegiatan dilakukan dari halaman Kantor Kepala Desa Bantan Tengah dan dilanjutkan dengan rute mengitari sejumlah ruas jalan utama desa.

Jumlah peserta pada kegiatan tersebut membludak. Tercatat lebih dari 700 warga, terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia ikut berpartisipasi. Suasana penuh kekompakan dan kebersamaan tampak menyelimuti jalannya kegiatan.

Sebagai puncak acara, Pemdes Bantan Tengah akan menggelar Malam Budaya dan Seminar Internasional pada 29 November 2025 di gedung badminton desa. Acara ini mengangkat tema “Peran Generasi Muda Serumpun dalam Melestarikan Bahasa dan Warisan Budaya Nusantara”.

Dua narasumber dari Malaysia dijadwalkan hadir, yakni Tan Sri Prof. Datok Wira Dr. Abdul Latief Abu Bakar dari Lembaga Bahasa Melayu Malaka dan Puan Aflieza Arshad dari Gabungan Penulis Nasional (GAPENA). Keduanya akan membahas pentingnya pelestarian budaya Melayu di era modern.

Penjabat Kepala Desa Bantan Tengah Hadi Suryono A,M,K,.S, K,M.menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini sejalan dengan tema World Children’s Day 2025, “My Day, My Right”.(Hari Saya, Hak Saya) Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian desa terhadap pemenuhan hak-hak anak.

Menurutnya, anak-anak memiliki hak untuk hidup layak, mendapat kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta kesempatan bermain dan berekspresi. Pemerintah desa, katanya, berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ia juga menekankan harapannya agar tidak ada lagi kasus bullying, diskriminasi, kekerasan, maupun pelecehan seksual yang menimpa anak-anak di Desa Bantan Tengah. Pemerintah desa disebut terus memperkuat regulasi serta edukasi kepada masyarakat.

Serangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Sedunia di Desa Bantan Tengah berjalan lancar dan meriah. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tak lepas dari kolaborasi antara Pemdes dan Karang Taruna desa yang turut berperan aktif dalam persiapan hingga pelaksanaan acara.

Antusiasme warga yang tinggi menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Desa Bantan Tengah mendukung penuh upaya pemenuhan hak-hak anak. Partisipasi yang membludak, khususnya pada jalan santai dan senam sehat, menjadi cerminan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kebahagiaan anak-anak.

Dengan suksesnya empat rangkaian kegiatan ini, Pemdes Bantan Tengah berharap dapat terus memperkuat program-program pemberdayaan anak di masa mendatang. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk mewujudkan desa yang ramah, aman, dan inklusif bagi seluruh generasi muda.

 Ditulis oleh wintoro