KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merampungkan proyek pembangunan dan peningkatan drainase di sepanjang Jalan Jenderal Soedirman turut Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Drainase ini dibangun sebagai bagian dari upaya pengendalian genangan air di kawasan perkotaan.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Kudus, Nanang Wahyu P menyebutkan, panjang drainase di Jalan Jenderal Soedirman mencapai 3,4 kilometer. Dari keseluruhan panjang drainase tersebut, penanganan pada tahun ini difokuskan sepanjang 1,09 kilometer.
”Pengerjaan ini terbagi dalam tiga segmen prioritas,” ungkapnya, Rabu (24/12/2025).
Segmen pertama berada di sisi timur Sungai Tumpang membentang sepanjang 624 meter. Pekerjaan pada segmen ini ditujukan untuk mengurangi genangan air dari wilayah Dersalam ke arah utara.
Segmen kedua berada di kawasan SMA Negeri 1 Bae dengan panjang saluran yakni 162 meter. Pada titik ini, sebelumnya sering terjadi genangan yang meluap ke jalan dan sebagian permukiman warga di sisi utara jalan.
Sementara itu, segmen ketiga berada di saluran dari timur SMA Negeri 1 Bae hingga ke Pertigaan UIN Sunan Kudus sepanjang 313 meter.
”Pada segmen ini juga dibangun trotoar sepanjang 104 meter dengan lebar 1,2 meter guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” terangnya.
Proyek drainase tersebut dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan nilai anggaran sebesar Rp 4,98 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 27 Oktober hingga 27 Desember 2025.
Hingga akhir Desember, progres fisik telah mencapai 98 persen dan saat ini memasuki tahap finishing.
Secara keseluruhan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Kudus melaksanakan sekitar 69 titik pembangunan baru. Dari jumlah tersebut, 36 paket merupakan pekerjaan murni dan 33 paket merupakan pekerjaan perubahan.
”Seluruh pekerjaan infrastruktur tersebut telah mencapai progres rata-rata 98 persen dan tinggal menunggu proses PHO serta perapian akhir,” sebutnya.
Pemerintah berharap keberadaan drainase baru ini mampu mengurangi risiko genangan dan banjir, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan di Kabupaten Kudus.
(Jimmy)







