Buseronlinenews

Pelaksanaan Pembangunan TK Al Huda Lebakwangi Diduga Diborongkan dan Tidak Sesuai Spek, APH Agar Turun Tangan

Kuningan – Pemerintah pusat melalui Direktorat Satuan Pendidikan telah menggelontorkan program revitalisasi sebagai penunjang dan peningkatan pendidikan mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP, yang mana dalam pelaksanaan dengan metode swakelola.

Berbeda dengan pihak TK Al Huda Desa Lebakwangi tahun 2026 menerima program revitalisasi, menurut informasi di lapangan pelaksanaan menabrak regulasi yang sudah ditentukan, yang mana pekerjaan tersebut dipihakketigakan atau diborongkan oleh pihak sekolah.

Menurut informasi yang diterima awak media bahwa pembangunan TK Al Huda diborongkan oleh pihak sekolah atau kepala sekolah kepada warga setempat yakni Mas Gatot.

Warga pun mengawasi realisasi tersebut, warga melihat tidak ada juknis terpampang di lokasi, diduga serat bahan material yang digunakan seperti besi tidak sesuai terlihat kecil singkatnya.

Informasi tersebut dibantah oleh Mas Gatot yang disebut pihak ketiga dalam pembangunan TK, Selasa, 23 Juni 2026.

Saat dikonfirmasi di lokasi, informasi tersebut tidaklah benar, saya di sini juga kerja harian, posisi saya sebagai kepala tukang.

Belanja alat-alat material juga oleh pihak sekolah sepuhnya, intinya kalau ada barang kami kerjakan, kalau tidak ada kami istirahat.

Terkait ketua komite atau ketua panitia pembangunan saya tidak tahu yang mana, saya tidak masuk dalam panitia pelaksana pembangunan, terangnya.

Lain dengan kepala TK atau panitia sampai berita ini muncul belum dapat ditemui.

(Dede Adi)