Buseronlinenews.com – Usai upacara peresmian gedung Mako Lanal Kumai dan acara pengukuhan Danlanal Kumai Mayor Laut (P) Mahendra masih di hari Selasa (25/11) Panglima komando Armada Republik Indonesia RI (Pangkoarmada RI, red) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata S.E., M.M beserta Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran A, S.I.Kom, Ketua Jalasenastri, Dankodaeral Xll Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR, pejabat utama Koarmada RI, Forkopimda provinsi Kalimantan Tengah, serta Forkopimda kabupaten Kotawaringin Barat dan para undangan lainnya meninjau kegiatan bakti kesehatan untuk masyarakat disekitar Mako Lanal Kumai diwilayah kecamatan Kumai kabupaten Kotawaringin Barat provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk kepedulian sosial TNI AL kepada masyarakat.
Disela – sela acara, Pangkoarmada RI mengucapkan terimakasih atas hibah tanah seluas 2 hektar untuk area lokasi pembangunan gedung Mako Lanal Kumai yang dilaksanakan pembangunannya mulai di bulan Mei 2025 selesai pada bulan Oktober 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat yang merupakan wujud dukungan daerah terhadap penguatan pertahanan negara.
Bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar – besarnya juga disampaikan Pangkoarmada RI ini kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda, pihak – pihak terkait serta masyarakat setempat yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan Lanal Kumai.

Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata S.E., M.M menambahkan bahwa
keberadaan gedung Mako Lanal Kumai yang baru di resmikan ini menandai langkah strategis TNI Angkatan Laut dalam memperkuat gelar pangkalan dan memperluas jangkauan pertahanan maritim, mengingat Lanal Kumai berperan sebagai garis terdepan pertahanan laut di wilayah Kalimantan Tengah, memberikan dukungan operasional, logistik dan administrasi bagi kapal perang dan personel TNI AL yang beroperasi di wilayah kerja di lingkungan TNI Angkatan Laut yang mana dikenal sebagai fungsi 5 R dengan penjabaran yaitu Rebase yang merupakan pelabuhan labuh atau bersandar kapal saat tidak beroperasi di laut dan juga basis operasi bagi satuan yang melaksanakan operasi di wilayah tersebut, Replenishment yaitu bakal ulang BBM, amunisi, bahan makanan dan logistik lainnya, Repair adalah pemeliharaan dan perbaikan bagi kapal dan alutsista agar selalu siap digunakan dan yang terakhir Rest and Recreation yaitu menyediakan fasilitas bagi personel untuk istirahat dalam memulihkan kondisi fisik dan mental setelah bertugas operasi di laut,” terang Pangkoarmada RI ini.
(Mr Boen 025/Ruth) Kalimantan







