Buseronlinenews

Operasi Besar Arus Balik: Estafet Pengawalan dari Jateng ke Jabar Dipimpin Kompol Aries

Bandung, – Gelombang arus balik Lebaran mulai mencapai puncaknya. Pemerintah tak tinggal diam. Pada Jumat (27/3/2026) pukul 10.20 WIB, rekayasa lalu lintas besar-besaran resmi diberlakukan demi mengurai kepadatan kendaraan yang mengarah ke Jakarta.

Langkah tegas diambil dengan pemberlakuan sistem one way nasional yang dimulai dari KM 263 jalur A wilayah Jawa Tengah hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Pembukaan skema ini dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan, menandai keseriusan pemerintah dalam mengendalikan lonjakan arus balik yang kian menggila.

Tak hanya itu, proses pengamanan dan pengawalan dilakukan secara estafet dan super ketat. Tongkat komando pengawalan “kepala one way” diserahkan dari jajaran PJR Jawa Tengah kepada PJR Jawa Barat di titik krusial perbatasan KM 236 jalur A.

Sorotan tertuju pada sosok Kasat PJR Ditlantas Polda Jabar, Kompol Aries Riyanto, S.Sos., M.M., CHRA, yang turun langsung memimpin pengawalan di lapangan. Kehadirannya menjadi simbol kesiapsiagaan aparat dalam memastikan arus balik berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Ini bukan sekadar rekayasa lalu lintas, tapi operasi kemanusiaan. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kompol Aries di lokasi, pada Jumat (27/3/2026)

Pantauan di lapangan menunjukkan volume kendaraan terus meningkat sejak pagi. Ribuan kendaraan dari arah timur mulai memadati ruas tol menuju Jakarta. Dengan diberlakukannya sistem satu arah ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan parah yang bisa memicu kemacetan total.

Namun, masyarakat diimbau tetap waspada dan disiplin. Petugas menegaskan bahwa keberhasilan rekayasa ini sangat bergantung pada kepatuhan pengendara di lapangan.

(hsn)