Buseronlinenews – Di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di kediaman MM, korban persekusi oknum BKSDA SKW II Pangkalan Bun berinisial SA dan SO, terjadi dugaan intimidasi.
Pada Selasa (14/4/2026), kediaman korban didatangi oleh seorang laki-laki dewasa yang tidak dikenal oleh korban maupun keluarganya.
Pria tersebut mengaku sebagai warga Desa Kubu dengan alasan ingin memfotokopi surat tanah menggunakan pencetak (printer) milik korban.
Ibu korban, Salbiah, yang didampingi MM menyampaikan kepada awak media pada Rabu (15/4/2026) bahwa pria tersebut berada di rumah mereka selama kurang lebih satu jam.
Dalam kurun waktu tersebut, orang tidak dikenal itu menyatakan bahwa MM bersalah dan dipastikan akan masuk penjara.
Sementara itu, ia mengeklaim bahwa pihak pelaku (SA dan SO) hanya memiliki kemungkinan kecil untuk dipenjara, dan jika pun dipenjara, mereka akan tetap menerima gaji.
Pria tersebut menyarankan agar laporan dicabut karena biaya proses hukum yang besar.
Ia bahkan menawarkan diri sebagai perantara untuk menyampaikan niat pencabutan laporan tersebut kepada pihak pelaku, dengan janji bahwa biaya pencabutan akan ditanggung oleh mereka.
“Penyampaian orang tidak dikenal itu kepada kami berdua kesannya mengintimidasi keluarga kami,” ungkap Salbiah.
Ia menduga pria tersebut berani bertindak demikian karena mengetahui bahwa ayah MM sedang tidak berada di rumah karena bekerja sebagai pelaut.
Melalui pemberitaan ini, pihak keluarga berharap dugaan intimidasi tersebut menjadi perhatian pihak yang berwajib.
Sebelumnya, awak media telah mendatangi kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun untuk mengonfirmasi dugaan penganiayaan atau persekusi yang terjadi di Taman Wisata Alam Tanjung Keluang, Desa Kubu.
Namun, melalui staf kantor tersebut, diinformasikan bahwa pimpinan sedang tidak berada di tempat.
Hingga saat ini, pihak BKSDA SKW II Pangkalan Bun belum memberikan keterangan lebih lanjut meski awak media telah meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi.
(Marboen)







