Cianjur, 24 September 2025 – Direksi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Akhlakul Karimah Kabupaten Cianjur, Toharudin, secara tegas membantah isu yang beredar mengenai pembekuan operasional lembaganya. Ia menegaskan bahwa kondisi LKM tersebut dalam keadaan normal dan tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Bantahan ini disampaikan Toharudin dalam keterangan persnya pada Rabu (24/9/2025) menanggapi rumor yang berkembang di masyarakat.
“Yang beredar adalah isu pembekuan, sebetulnya tidak seperti itu. Kami sudah berkonsultasi dengan Pemerintah Daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Justru OJK mendorong agar LKM tidak dibekukan. Isu yang beredar disinyalir berasal dari orang-orang tertentu yang berbicara bahwa ini akan dibekukan, padahal faktanya tidak demikian,” jelas Toharudin.
Toharudin memberikan jaminan penuh atas keamanan dana ribuan nasabah LKM Akhlakul Karimah. Ia menjelaskan bahwa sistem yang digunakan telah terintegrasi secara online, sehingga meminimalisir risiko.
“Saya jamin, dana-dana nasabah itu aman. Karena kita menggunakan sistem yang online, jadi tidak ada modus pada dasarnya yang membuat uang dana hilang. Kita jamin semuanya ada,” tegasnya.
Meski membantah isu pembekuan, Toharudin mengakui adanya penyesuaian regulasi yang mungkin mengharuskan pengambilan dana dilakukan secara bertahap. Keputusan final menunggu hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan OJK Pusat yang dijadwalkan berakhir pada akhir September 2025.
“Mungkin sekarang regulasinya pengambilan secara bertahap dulu. Ini tinggal menunggu hasil putusan nanti di akhir bulan September ini,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Toharudin mengimbau seluruh nasabah untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu yang tidak benar. Ia mengingatkan agar menghindari tindakan penarikan dana secara besar-besaran (rush) yang justru dapat membahayakan stabilitas lembaga keuangan.
“Saya yakinkan kepada nasabah, tidak usah risau dan gelisah. Jangan sampai terjadinya rush. Kalau sudah terjadi rush, jangankan di tingkat LKM, bank umum pun akhirnya bakal repot. Apalagi jumlah nasabah di LKM ini ribuan,” pungkasnya.
LKM Akhlakul Karimah Cianjur dikenal sebagai salah satu lembaga keuangan mikro yang melayani ratusan bahkan ribuan nasabah, khususnya dari kalangan usaha mikro dan kecil di wilayah tersebut. Kejelasan informasi ini diharapkan dapat mencegah kepanikan yang tidak perlu di kalangan masyarakat.
HDS/Najib







