Buseronlinenews

Lautan Keberkahan di Jepang Pakis: Ribuan Jamaah Hadiri Puncak Gebyar Maulid Nabi Kanzus Sholawat Kudus

KUDUS — Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ribuan warga masyarakat bersama para pecinta baginda Nabi Muhammad SAW tampak memadati lokasi acara Pengajian Umum Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Jamaah Kanzus Sholawat Angudi Barokah Gusti.

Acara puncak yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Kudus dan sekitarnya ini berlangsung sangat meriah dan lancar di Griya Transit Desa Jepang Pakis.

Momen spiritual yang sarat akan pesan kedamaian ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus wujud rasa syukur atas kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW.

Sela-sela kemeriahan dan kekhusyukannya acara, media online ini berkesempatan menemui panitia pelaksana di lapangan.

Bapak Susanto, selaku Panitia Perlengkapan sekaligus anggota Jamaah Kanzus Sholawat, membagikan keterangannya saat ditemui di sela-sela acara pada Rabu malam (30/09/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam keterangannya, Bapak Susanto menjelaskan bahwa peringatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukanlah sekadar agenda rutin, melainkan tradisi tahunan yang terus dirawat konsistensinya. Setiap tahunnya, acara ini selalu dikonsep dengan matang dan penuh dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Sebelum memasuki acara puncak pengajian umum, panitia telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang terintegrasi. Salah satu rangkaian awal yang sangat sakral adalah pelaksanaan khataman Al-Qur’an secara khusyuk oleh para jamaah dan tokoh agama setempat.

Khataman Al-Qur’an tersebut dipusatkan di dua tempat bersejarah dan dihormati oleh warga setempat, yakni di kompleks Makam Mbah Gareng dan Makam Mbah Datuk. Pembacaan ayat-ayat suci ini dimaksudkan untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kudus.

Tak hanya berfokus pada kegiatan spiritual semata, panitia juga memberikan perhatian besar pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Bazaar UMKM yang diikuti secara antusias oleh para anggota Jamaah Kanzus Sholawat Angudi Barokah Gusti.

Kehadiran Bazaar UMKM ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian warga lokal serta memberikan ruang bagi para pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk unggulannya.

Para pengunjung yang hadir pun sangat antusias berbelanja sambil menikmati suasana peringatan maulid.

Selain itu, kemeriahan semakin terasa dengan adanya Kirab Budaya yang menampilkan ragam potensi seni, budaya, dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Kirab ini menjadi simbol keharmonisan antara ajaran agama dan kelestarian kebudayaan Nusantara yang tumbuh subur di wilayah Kudus.

Guna memastikan kenyamanan serta kesehatan para pengunjung yang membludak, panitia juga menyediakan fasilitas Posko Kesehatan Gratis. Layanan kesehatan ini secara siaga memberikan pemeriksaan dan bantuan medis bagi seluruh jamaah yang membutuhkan selama jalannya rangkaian acara.

Hingga akhirnya, seluruh rangkaian tersebut bermuara pada Puncak Acara Pengajian Umum yang menjadi inti dari Gebyar Maulid Nabi.

Acara malam puncak ini terasa sangat istimewa dan agung karena dihadiri langsung oleh ulama kharismatik kebanggaan bangsa, KH. DR. Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.

Suasana pengajian semakin mendalam dengan hadirnya penceramah ternama, KH. Ahmad Nadhif Abdul Mujib, Lc., M.E., yang memberikan tausiyah bernas dan menyejukkan hati.

Tausiyah tersebut mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran ulama kondang, tokoh kyai agama, serta para pimpinan majelis se-Kabupaten Kudus. Kehadiran para tokoh agama ini semakin menegaskan solidnya persatuan ukhuwah islamiyah di Kota Kretek.

Bapak Susanto mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas melonjaknya jumlah pengunjung pada penyelenggaraan tahun ini.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini diperkirakan hadir lebih dari 3.000 jamaah yang memadati lokasi pengajian,” ujar Bapak Susanto dengan penuh haru dan bangga.

Kelancaran dan kesuksesan agenda akbar ini tentu tidak terlepas dari kolaborasi serta kerja keras berbagai pihak di balik layar.

Mewakili panitia, Bapak Susanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh dari awal hingga akhir.

Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada jajaran Forkopimda, Kapolsek, Danramil, jajaran Banser, Banom NU Desa Jepang Pakis, seluruh elemen lembaga NU, serta Ketua Panitia Bpk. KH. Makrus.

Panitia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam kepada Penanggung Jawab acara/Shohibul Khajat, Bpk. Ir. Budi Setiawan, serta seluruh Jamaah Kanzus Sholawat atas dedikasi dan kerja samanya.

Rangkaian Gebyar Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bangsa Indonesia, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Kudus.

Harapannya, semangat kebersamaan dan syiar Islam ini dapat terus berkobar serta memberikan manfaat yang berkelanjutan di masa-masa mendatang. ( JIMMY )