Sukabumi- pengaspalan jenis Lapen jalan lingkungan (Jaling) kampung Bojong Malang desa dan kecamatan Warungkiara kabupaten sukabumi diduga kuat kurang maksimal, sehingga terkesan tidak mengutamakan kualitas, bagai mana tidak pekerjaan pengaspalan Lapen baru saja selesai dan belum genap satu bulan fisik jalan sudah di temukan kerusakan lagi, 13 November 2025.
Terlihat saat ini jalan itu sudah mulai ditemukan adanya kerusakan pada bagian badan jalan, dan terlihat mulai haus sehingga agregat nya rontok seakan tidak tahan, lantaran diduga rendahnya kualitas bahan jenis aspal hingga terkesan kurang mengikat.

Tampak dalam papan informasi kegiatan pekerjaan itu milik dinas perumahan dan kawasan pemukiman, dengan nomor SPK 000.1.2/E738/SPK/BID PB/DPKP/V111/2025, dengan sumber anggaran APBD kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2025, dengan masa pelaksanaan 45 (empat puluh lima hari) hari kalender, sementara tidak mencantumkan jenis kegiatan nya.
Sementara pihak pengawas dari disperkim ketika dikonfirmasi via saluran whatsAap nya menyebutkan, kalau kegiatan pekerjaan itu jenis Lapen, namun sayang ketika mau ditanya terkait pengawasan hingga hasil pekerjaan itu, yang bersangkutan sedang dalam memanggil alias tidak aktif.
kepala Desa Warungkiara Ade Suherdi sebagai penerima manfaat saat dikonfirmasi lewat saluran whatsAap nya mengatakan, memang pekerjaan itu baru saja selesai pada akhir Oktober, sehingga samapi saat ini pun belum ada pihak CV yang meminta visum ke desa, ujarnya dengan singkat, singkatnya.
Resty Ap







